LAMANDAU – Upaya percepatan pembangunan daerah terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Lamandau. Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, secara langsung mendatangi Kantor Staf Presiden (KSP) di Jakarta guna mengawal sinkronisasi program daerah dengan kebijakan pemerintah pusat.
Didampingi jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Rizky melakukan audiensi bersama Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, Rabu (21/1/2026). Pertemuan tersebut difokuskan pada penjajakan dukungan program strategis sekaligus peluang pendanaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Langkah ini menjadi strategi “jemput bola” Pemkab Lamandau agar berbagai program prioritas daerah tidak hanya sejalan dengan arah pembangunan nasional, tetapi juga memperoleh perhatian serius dari pemerintah pusat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam audiensi tersebut, sejumlah sektor vital dipaparkan secara komprehensif, mulai dari infrastruktur, transportasi, perikanan, pembangunan desa, hingga pelayanan kesehatan.
Rizky menegaskan kehadiran langsung para kepala OPD bertujuan agar setiap usulan dapat disampaikan secara teknis dan berbasis kondisi nyata di lapangan.
“Kami sengaja datang bersama OPD agar pembahasan tidak bersifat umum, tetapi benar-benar konkret sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Pada sektor infrastruktur dan transportasi, Pemkab Lamandau mendorong peningkatan kualitas jalan dan jembatan penghubung antarwilayah, khususnya akses desa menuju pusat-pusat ekonomi.
Menurut Rizky, konektivitas yang baik menjadi kunci menekan biaya logistik sekaligus mempercepat perputaran ekonomi masyarakat.
“Ketika akses lancar, distribusi barang menjadi lebih efisien dan ekonomi lokal akan tumbuh lebih cepat,” jelasnya.
Selain itu, potensi besar di sektor perikanan dan pembangunan desa juga menjadi perhatian utama. Pemerintah daerah menilai dukungan teknologi, sarana prasarana, serta penguatan kelembagaan desa sangat diperlukan untuk mendorong ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Tak kalah penting, sektor kesehatan turut menjadi fokus pembahasan. Pemkab Lamandau mengusulkan peningkatan fasilitas layanan medis serta pemenuhan tenaga kesehatan, terutama di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses.
“Kami ingin seluruh masyarakat, termasuk yang berada di daerah terpencil, mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan berkualitas,” tegas Rizky.
Rizky berharap hasil audiensi tersebut dapat segera ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Ia optimistis sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah akan mempercepat realisasi pembangunan di Kabupaten Lamandau.
“Dengan dukungan pemerintah pusat, pembangunan Lamandau dapat berjalan lebih efektif dan manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” pungkasnya.(nr)








