Tim Satgas PKH Periksa Perkebunan Kelapa Sawit se-Kalteng di Kejaksaan Kotim

- Publisher

Minggu, 16 Maret 2025 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Suasana halaman kantor Kejaksaan Negeri Kotim.(IST)

Foto Suasana halaman kantor Kejaksaan Negeri Kotim.(IST)

SAMPIT – Kehadiran Tim Satuan Tugas Garuda ke Provinsi Kalimantan Tengah diyakini tidak hanya melakukan pengecekan dan penertiban investasi di lokasi kawasan hutan di Kalimantan Tengah.

Selain pemasangan plang penyitaan, Tim Satuan Tugas Garuda juga memeriksa dan melakukan pemanggilan perusahaan Kelapa Sawit di Kalteng. Tim Satgas Garuda melakukan pemanggilan dan memeriksa dipusatkan di Kejaksaan Negeri Kotim.

Informasi yang dihimpun di Kantor Kejaksaan Negeri Kotim, hari ini terlihat management perusahaan tampak hadir memenuhi panggilan Tim Satuan Tugas Garuda.

“Tidak hanya PBS di Kotim hari ini ada yang dari Seruyan, Lamandau, Kobar bahkan dari Gunung Mas,” kata sumber yang tidak mau disebutkan namanya.

Sebelumnya, Sekretaris Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Cabang Kalteng Rawing Rambang, saat diminta komentarnya oleh awak media, mengatakan turunnya Tim Satgas Garuda ke kebun sawit terindikasi masuk kawasan hutan.

Baca Juga :  Gubernur Kalteng Kecewa: Hanya 6 Direktur dari 65 Perusahaan Hadir di Rakor Pendapatan Daerah

“Kami justru menyambut baik Tim Satgas datang ke Kalteng. Kami yakin dan percaya bahwa Tim Garuda ini akan bekerja secara profesional, transparant dan bisa dipertanggungjawabkan,” katanya.

Menurut mantan Kepala Dinas Perkebunan Pemprov Kalteng itu, Tim Satgas Garuda yang telah dibentuk oleh Pemerintahan Prabowo Subianto.

“Kami mengharapkan kehadiran Tim Satuan Tugas PKH membuat iklim yang kondusif bagi pengembangan kelapa sawit di tingkat nasional, khususnya Kalteng,” pungkasnya. (bh/sekaltengcom)

Berita Terkait

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim
Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim
Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah
MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan
7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran
Data BPS Kotim Lebih 40 Persen Wanita Menikah Dibawah Usia 19 Tahun
Kapolda Kalteng Bersama Koalisi Ormas Lakukan Penyelesaian Masalah di PT ABB Kapuas Secara Persuasif dan Adat
Konflik Israel–Iran Memanas, Pemerintah Minta Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan
Berita ini 137 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:50 WIB

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:46 WIB

Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:59 WIB

Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:29 WIB

MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:26 WIB

7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB