SMPN 1 Sampit Semangat Rayakan Hari Batik Nasional

- Publisher

Rabu, 2 Oktober 2024 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa SMP N 1 Sampit gunakan baju batik, lestarikan budaya nasional.(IST)

Siswa SMP N 1 Sampit gunakan baju batik, lestarikan budaya nasional.(IST)

Sampit -Dalam rangka merayakan Hari Batik Nasional, SMPN 1 Sampit mengajak para siswa untuk turut melestarikan kekayaan budaya Indonesia. Acara yang digelar belum lama ini bertujuan untuk menanamkan rasa bangga dan cinta terhadap batik di kalangan generasi muda.

“Harapan kami, melalui peringatan ini, siswa bisa menumbuhkan kecintaan terhadap batik. Dengan mengenakan batik, kita tak hanya belajar teorinya, tapi juga ikut melestarikannya secara langsung,” ujar Yulia Karyati, Wakil Kepala Sekolah SMPN 1 Sampit bidang kesiswaan.

Menurut Yulia, batik bukan sekadar pakaian, tetapi juga simbol identitas bangsa yang harus terus dilestarikan. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga eksistensi batik sebagai warisan budaya yang telah diakui dunia.

“Batik sudah mendunia, ini kebanggaan kita sebagai orang Indonesia. Ketika kita memakai batik, kita turut memperkenalkan dan melestarikan budaya kita ke dunia internasional,” tambahnya.

Peringatan Hari Batik Nasional yang jatuh setiap tanggal 2 Oktober menjadi momen penting bagi masyarakat Indonesia. Hari ini dirancang untuk mengingatkan generasi muda tentang pentingnya menjaga batik sebagai bagian dari kekayaan budaya yang diakui oleh UNESCO.

Salah satu siswa SMPN 1 Sampit, Cindy Aulia, juga turut berkomentar tentang peran generasi muda dalam melestarikan batik. Menurutnya, batik bukan hanya simbol budaya, tetapi juga bisa menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  SMPN 1 Sampit Terapkan “Kartu Salat” untuk Perkuat Disiplin Ibadah Siswa

“Sebagai generasi muda, kita punya tanggung jawab untuk melestarikan budaya Indonesia. Batik bisa dipakai setiap hari, tapi di Hari Batik Nasional, kita rayakan keindahan budaya ini secara khusus,” kata Cindy.

Melalui peringatan ini, SMPN 1 Sampit berharap siswa dapat memahami makna mendalam di balik batik dan terus merasa bangga dengan warisan budaya ini. Dengan menanamkan rasa cinta terhadap batik sejak dini, diharapkan generasi muda bisa terus menjaga dan memperkenalkan budaya ini hingga ke kancah internasional.

Hari Batik Nasional menjadi pengingat bagi kita semua bahwa menjaga kekayaan budaya adalah bagian dari tanggung jawab bersama, terutama di tangan generasi penerus.

Berita Terkait

Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah
MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan
7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran
Data BPS Kotim Lebih 40 Persen Wanita Menikah Dibawah Usia 19 Tahun
Kapolda Kalteng Bersama Koalisi Ormas Lakukan Penyelesaian Masalah di PT ABB Kapuas Secara Persuasif dan Adat
Konflik Israel–Iran Memanas, Pemerintah Minta Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan
Tudingan Suap Rp4,8 Miliar Dinilai Fitnah, Ketua DPRD Kotim Laporkan Korlap Aksi Demo ke Polisi
Pemerintah Siapkan Aturan Baru, Jemaah Umrah Wajib Berangkat dari Asrama Haji
Berita ini 114 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:59 WIB

Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:29 WIB

MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:26 WIB

7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran

Sabtu, 7 Maret 2026 - 02:35 WIB

Data BPS Kotim Lebih 40 Persen Wanita Menikah Dibawah Usia 19 Tahun

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:26 WIB

Kapolda Kalteng Bersama Koalisi Ormas Lakukan Penyelesaian Masalah di PT ABB Kapuas Secara Persuasif dan Adat

Berita Terbaru