KOTAWARINGIN TIMUR – Dalam upaya membentuk karakter religius sekaligus menanamkan kedisiplinan sejak usia remaja, SMP Negeri 1 Sampit meluncurkan program Kartu Salat bagi seluruh peserta didiknya. Inovasi ini menjadi salah satu strategi sekolah untuk menumbuhkan kebiasaan beribadah yang teratur dan bertanggung jawab.
Kepala SMPN 1 Sampit, Suyoso, menjelaskan bahwa setiap siswa menerima kartu khusus yang harus dibawa saat melaksanakan salat di mushola sekolah sesuai jadwal yang telah ditentukan.
“Setelah salat, siswa menyerahkan kartu tersebut sebagai bukti pelaksanaan ibadah. Ini bukan sekadar formalitas, melainkan sarana untuk membangun kedisiplinan sekaligus memantau pembiasaan ibadah di lingkungan sekolah,” terang Suyoso, Senin, 28 Juli 2025.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Program ini, lanjutnya, dirancang tidak hanya untuk meningkatkan partisipasi siswa dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga menanamkan rasa tanggung jawab pribadi dalam menjalankan perintah agama secara konsisten.
“Kami berharap kartu salat ini menjadi pengingat harian bagi siswa, bahwa ibadah adalah bagian penting dari pembentukan karakter dan akhlak mulia yang harus dibiasakan sejak di bangku sekolah,” tambahnya. (nr)








