Kadis TPHP Kalteng Dukung Penyuluh Pertanian Laksanakan Inpres Nomor 3 Tahun 2025

- Publisher

Rabu, 19 Maret 2025 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IKUTI : Kadis TPHP Provinsi Kalteng, Sunarti saat mengikuti Rakor LTT dan Sosialisasi Inpres Nomor 3 Tahun 2025 yang dilaksanakan di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (19/3).(IST)

IKUTI : Kadis TPHP Provinsi Kalteng, Sunarti saat mengikuti Rakor LTT dan Sosialisasi Inpres Nomor 3 Tahun 2025 yang dilaksanakan di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (19/3).(IST)

PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Sunarti, menegaskan kesiapan penyuluh pertanian di Kalteng dalam mendukung Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2025 tentang Pendayagunaan Penyuluh Pertanian. Hal ini disampaikannya saat ditemui usai mengikuti Rapat Koordinasi Luas Tambah Tanam dan Sosialisasi Inpres Nomor 3 Tahun 2025, yang dilaksanakan di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (19/3).

Sunarti menekankan, penyuluh pertanian di Provinsi Kalteng siap bekerja keras untuk membantu petani meningkatkan produktivitas dan menghadapi tantangan pangan ke depan.

“Penyuluh pertanian memiliki peran strategis dalam mendampingi petani. Dengan adanya Inpres ini, kami akan memastikan mereka semakin diberdayakan agar bisa bekerja lebih optimal di lapangan,” ujarnya. 

Sunarti juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalteng akan terus mendukung penyuluh pertanian, baik melalui peningkatan kapasitas, pelatihan, maupun penyediaan sarana dan prasarana yang dibutuhkan.

“Kami siap berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Babinsa dan Babinkamtibmas. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan pemangku kepentingan lainnya, kami optimis sektor pertanian di Kalteng dapat berkembang lebih pesat serta berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan nasional,” ungkap Sunarti.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Siapkan Apel Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Karhutla 2025

Rakor tersebut dibuka secara resmi oleh Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman ini dihadiri para peserta para penyuluh pertanian ASN dan Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TBPP) kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa instruksi ini adalah perintah langsung dari Presiden RI agar semua pihak tidak menyepelekan ancaman krisis pangan.

“Krisis pangan adalah ancaman nyata. Kita harus bekerja lebih keras dan bersinergi. Penyuluh, Babinsa, dan Babinkamtibmas adalah ujung tombak dalam mendukung petani agar Indonesia tetap tangguh dalam sektor pangan,” tegasnya.(nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Abdul Hamid Dorong PDPKPNU Cetak Kader NU yang Aktif Bangun Lamandau
Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terbaru