JAKARTA – Masyarakat Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali mencatat sejarah baru. Drs. H. Mukhtarudin, tokoh asli Pangkalan Bun sekaligus anggota DPR RI dari Partai Golkar, resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) di Istana Negara, Senin sore (8/9).
Pria kelahiran Pangkalan Bun, 6 September 1964 ini merupakan anak kelima dari pasangan H. Djuhari Djarni dan Hj. Marhumah. Jejak pendidikannya ditempuh di kampung halaman, mulai dari SDN 2 Pangkalan Bun (1977), SMPN 1 Pangkalan Bun (1981), SMAN 1 Pangkalan Bun (1984), hingga meraih gelar Sarjana Ilmu Administrasi Negara di Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin.
Dalam pidato perdananya usai dilantik menggantikan Abdul Kadir Karding, Mukhtarudin menegaskan tekadnya untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta berkomitmen mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jabatan ini adalah amanah besar. Saya akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan arahan Presiden, yakni menjalankan Asta Cita di periode 2025-2029,” ujarnya kepada wartawan.
Mukhtarudin juga menekankan pentingnya membangun komunikasi dan kebersamaan di lingkungan kerja barunya. “Langkah awal tentu menjalin silaturahmi dengan internal, agar bisa saling mengenal dan membangun kerja sama yang solid,” tambahnya.
Terkait program kementerian, Mukhtarudin memastikan akan melanjutkan kebijakan yang sudah dijalankan pendahulunya, dengan penyesuaian sesuai visi besar Presiden. “Program yang sudah berjalan akan diteruskan, tentu dengan optimalisasi agar selaras dengan Asta Cita Presiden,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Mukhtarudin menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Presiden Prabowo yang telah memberikan kepercayaan kepadanya. “Saya ucapkan terima kasih atas amanah ini. InsyaAllah akan saya jalankan dengan penuh dedikasi, demi kepentingan bangsa dan terutama perlindungan pekerja migran Indonesia,” pungkasnya.(nr/sekaltengcom)








