Program Baru Disdik Kotim Agar Pelajar Cinta Bahasa Daerah Kalteng

- Publisher

Selasa, 8 Oktober 2024 - 23:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program uji keterbacaan cerita anak dwibahas disdik kotim.(IST)

Program uji keterbacaan cerita anak dwibahas disdik kotim.(IST)

Sampit – Sampit menjadi saksi penting bagi dunia pendidikan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dengan berlangsungnya kegiatan Survei Uji Keterbacaan Cerita Anak Dwi Bahasa.

Kegiatan ini melibatkan pelajar sekolah dasar dari kelas 3, 4, 5, dan 6 yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kotim.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kotim, Yolanda Lolita, menyampaikan bahwa meskipun tidak semua siswa bisa berpartisipasi karena keterbatasan ruang, sejumlah pelajar dari berbagai satuan pendidikan di Sampit telah dipilih sebagai sampel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kegiatan ini merupakan momen penting yang menunjukkan sinergi antara Dinas Pendidikan Kotim dan Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah,” ujar Yolanda Lolita, Selasa, 8 Oktober 2024.

Survei uji keterbacaan ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana terjemahan cerita anak dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan bahasa daerah, dapat dipahami oleh anak-anak. Kegiatan ini bertujuan memberikan gambaran penting tentang bagaimana bahasa daerah diterima oleh generasi muda.

Baca Juga :  Pemkab Kotim Sebut Program Beasiswa Gerbang Mentaya Untuk Seluruh Pelajar

“Kami ingin melihat sejauh mana anak-anak bisa memahami dan menikmati cerita yang menggunakan dua bahasa,” imbuhnya.

Yolanda menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi langkah konkret untuk membuka akses informasi publik secara inklusif. Dengan survei ini, diharapkan bisa meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa mengenai bahasa daerah yang merupakan warisan budaya penting.

Dalam konteks pendidikan, Yolanda menekankan pentingnya mengenalkan dan mencintai bahasa daerah, khususnya di Kalimantan Tengah, sebagai bagian dari identitas budaya yang kaya. Melalui cerita-cerita daerah, diharapkan anak-anak dapat lebih menghargai warisan budaya yang ada.

“Kami ingin anak-anak dari SD kelas 3, 4, 5, dan 6 yang ikut serta dalam kegiatan ini semakin mencintai bahasa daerah kita, sehingga dapat terus mengembangkan pengetahuan dan kreativitas mereka,” ujar Yolanda.

Baca Juga :  Anggota DPR Ujang Iskandar Ditangkap Kejaksaan Karena Korupsi di Perusda

Yolanda juga berharap agar kegiatan ini dapat merangsang minat baca anak-anak, sehingga mereka tidak hanya fokus pada bahasa Indonesia, tetapi juga semakin mengenal dan menyukai bahasa daerah mereka. Sebagai upaya untuk memperkuat identitas budaya, kegiatan ini diharapkan dapat memperkenalkan anak-anak pada cerita-cerita lokal yang berharga.

“Kami berharap anak-anak bisa menikmati kegiatan ini dengan penuh perhatian dan semangat, karena ini adalah langkah besar dalam memperkenalkan mereka pada dunia literasi dan memperkuat budaya daerah,” tambahnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan anak-anak Kotim akan semakin menghargai dan memperdalam pengetahuan mereka tentang bahasa daerah serta melestarikan budaya lokal di Kalimantan Tengah.

Berita Terkait

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim
Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim
Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah
MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan
7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran
Data BPS Kotim Lebih 40 Persen Wanita Menikah Dibawah Usia 19 Tahun
Kapolda Kalteng Bersama Koalisi Ormas Lakukan Penyelesaian Masalah di PT ABB Kapuas Secara Persuasif dan Adat
Konflik Israel–Iran Memanas, Pemerintah Minta Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:50 WIB

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:46 WIB

Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:59 WIB

Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:29 WIB

MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:26 WIB

7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB