Presiden Prabowo Akan Berpidato di Sidang Umum PBB, Indonesia Tunjukkan Kepemimpinan Global South

- Publisher

Senin, 22 September 2025 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IST/Foto: Presiden RI Prabowo Subianto

IST/Foto: Presiden RI Prabowo Subianto

JAKARTA – Setelah absen selama satu dekade, Indonesia kembali hadir di panggung diplomasi internasional tertinggi. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan menyampaikan pidato dalam Debat Umum Sidang ke-80 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Selasa, 23 September 2025.

Kehadiran ini menandai komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama global, menjaga perdamaian, dan memperjuangkan kepentingan nasional di kancah dunia. Lebih jauh, Indonesia ingin menegaskan perannya sebagai pemimpin Global South yang konsisten menyuarakan reformasi tata kelola dunia agar lebih adil dan inklusif.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyebut Presiden Prabowo mendapat kesempatan berpidato pada urutan ketiga setelah Presiden Brasil dan Presiden Amerika Serikat. “Posisi ini menunjukkan kepercayaan dunia terhadap Indonesia,” ujarnya.

Pidato di Majelis Umum PBB bukan sekadar agenda rutin, melainkan momen strategis. Ada beberapa alasan penting yaitu Forum unik dengan 193 negara anggota yang setara suaranya, Ajang advokasi kebijakan untuk menjelaskan prioritas nasional dan visi global,

Kesempatan membangun konsensus atas isu kritis dunia, mulai dari perdamaian, hak asasi manusia, hingga iklim serta Memengaruhi arah keputusan internasional dan pembentukan norma global dan Menangani krisis dunia seperti perang Gaza, konflik Rusia–Ukraina, dan tantangan ekonomi global.

Sidang tahun ini akan diwarnai isu Gaza yang semakin memburuk. Perang Israel–Hamas mendekati tahun kedua dengan dampak kemanusiaan besar. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dipastikan hadir, sementara Presiden Palestina Mahmoud Abbas hanya berpidato secara virtual setelah ditolak visanya oleh Amerika Serikat.

Baca Juga :  Ketua TP-PKK Kalteng Bersama BPBD Provinsi Salurkan Sembako untuk Terdampak Banjir di Jalan Mendawai

Konflik Rusia–Ukraina juga diprediksi menyita perhatian. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy akan menggalang dukungan global, sedangkan Presiden AS Donald Trump berupaya mendorong mediasi damai.

Indonesia menjadikan forum ini sebagai panggung penting untuk mengangkat kepentingan negara berkembang. Prabowo diperkirakan menekankan pentingnya multilateralisme, perdamaian dunia, dan keadilan global, sekaligus menawarkan solusi atas ketimpangan yang masih dihadapi negara-negara Selatan.

“Sidang Majelis Umum tahun ini menjadi momentum penting. Indonesia tidak hanya kembali tampil, tetapi juga menegaskan posisi sebagai pemimpin Global South,” kata Teddy.

Dengan pidato yang disampaikan di awal sesi, Prabowo diharapkan mampu mempertegas sikap Indonesia: membangun dunia yang damai, adil, dan inklusif, sekaligus menunjukkan bahwa diplomasi Indonesia selalu berpihak pada kepentingan rakyat dan kemanusiaan. (nr/sekaltengcom/gerindra/sekrekabinet)

Berita Terkait

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim
Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim
Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah
MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan
7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran
Data BPS Kotim Lebih 40 Persen Wanita Menikah Dibawah Usia 19 Tahun
Kapolda Kalteng Bersama Koalisi Ormas Lakukan Penyelesaian Masalah di PT ABB Kapuas Secara Persuasif dan Adat
Konflik Israel–Iran Memanas, Pemerintah Minta Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:50 WIB

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:46 WIB

Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:59 WIB

Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:29 WIB

MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:26 WIB

7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB