Perusahan Diminta Berkontribusi Ke Sektro Pendidikan di Wilayahnya

- Publisher

Kamis, 1 Agustus 2024 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kotim Halikinnor.(IST)

Bupati Kotim Halikinnor.(IST)

Sampit – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Halikinnor, meminta perusahaan besar swasta (PBS) yang beroperasi di daerah tersebut untuk meningkatkan bantuan mereka dalam sektor pendidikan.

Halikinnor mengapresiasi kontribusi beberapa perusahaan, seperti PT Sukajadi Sawit Mekar, yang telah menunjukkan komitmen dalam mendukung pendidikan. Namun, ia berharap lebih banyak perusahaan dapat berpartisipasi dalam meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan di Kotim.

“Terima kasih kepada perusahaan-perusahaan yang telah berkontribusi. Saya berharap semua PBS dapat meningkatkan dukungannya untuk pendidikan,” ujar Halikinnor di Sampit, belum lama tadi.

Ia mengakui bahwa banyak aspek pendidikan yang masih perlu diperbaiki, termasuk pembangunan infrastruktur sekolah dan sarana pendukung lainnya, serta pemerataan guru. Hal ini menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah, yang berusaha memperbaiki dan meningkatkan kualitas pendidikan dengan anggaran yang terbatas.

Pemerintah daerah, menurut Halikinnor, tidak bisa bekerja sendiri dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Dukungan dari masyarakat dan sektor swasta sangat diperlukan, mengingat keterbatasan anggaran daerah.

“Upaya peningkatan pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Kami membutuhkan dukungan dari semua pihak, terutama sektor swasta, untuk membantu pembangunan ruang kelas, rumah dinas guru, dan lain-lain,” tambahnya.

Baca Juga :  Diplomasi Strategis, Presiden Prabowo dan Putra Mahkota Mbs Sepakati Pembentukan Dewan Koordinasi Indonesia-arab Saudi

Kotawaringin Timur memiliki potensi besar dengan banyak perusahaan besar di sektor perkebunan kelapa sawit, pertambangan, dan kehutanan. Halikinnor menekankan pentingnya program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dalam membantu bidang pendidikan.

“Perusahaan dapat berkontribusi melalui berbagai cara, seperti membangun fasilitas sekolah, memberikan honor guru, atau menyediakan beasiswa. Dukungan semacam ini sangat dihargai dan akan memiliki dampak positif yang besar bagi kemajuan pendidikan di Kotim,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim
Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim
Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah
MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan
7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran
Data BPS Kotim Lebih 40 Persen Wanita Menikah Dibawah Usia 19 Tahun
Kapolda Kalteng Bersama Koalisi Ormas Lakukan Penyelesaian Masalah di PT ABB Kapuas Secara Persuasif dan Adat
Konflik Israel–Iran Memanas, Pemerintah Minta Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:50 WIB

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:46 WIB

Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:59 WIB

Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:29 WIB

MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:26 WIB

7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB