Menkomdigi Meutya Hafid Luncurkan Tunasdigital.id, Perkuat Perlindungan Anak di Dunia Maya

- Publisher

Minggu, 2 November 2025 - 07:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELUNCURAN : Menkomdigi Meutya Hafid, saat sosialisasi PP Tunas sekaligus peluncuran Tunasdigital.id di Jakarta, Sabtu (1/11/2025).(IST)

PELUNCURAN : Menkomdigi Meutya Hafid, saat sosialisasi PP Tunas sekaligus peluncuran Tunasdigital.id di Jakarta, Sabtu (1/11/2025).(IST)

JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan ruang digital yang aman dan sehat bagi anak-anak Indonesia. Hal itu ditegaskan oleh Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid saat meluncurkan Tunasdigital.id, sebuah platform edukatif dan panduan praktis bagi para orang tua untuk melindungi anak di dunia maya.

Peluncuran yang berlangsung di Blok M Hub, Jakarta, Sabtu (1/11/2025), sekaligus menjadi bagian dari sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak, atau yang dikenal dengan sebutan PP Tunas.

Menurut Meutya, kehadiran Tunasdigital.id merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah dalam membangun ekosistem digital yang ramah anak dan beretika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tunasdigital.id bisa menjadi kanal pengetahuan bagi para bunda untuk memahami bagaimana mendampingi anak-anak di era digital. Kami ingin para orang tua tidak sekadar mengawasi, tetapi juga menjadi sahabat digital bagi anaknya,” ujar Meutya, melalui siaran persnya.

Platform ini dirancang sebagai panduan interaktif yang mudah diakses, berisi berbagai materi edukatif, tips praktis, serta pengalaman langsung dari para orang tua yang menghadapi tantangan mendampingi anak di dunia digital. Tak hanya itu, situs ini juga menyediakan konten dari para pakar, termasuk psikolog anak dan ahli keamanan siber, guna membantu keluarga memilah aplikasi, gim, dan konten sesuai usia anak.

Baca Juga :  Inovasi Teknologi Dinilai Mampu Melestarikan Budaya Daerah

“Konten dari para pakar sangat penting, misalnya soal aplikasi apa yang aman untuk anak, gim apa yang sesuai dengan usia, dan mana yang sebaiknya dihindari. Semua itu kami hadirkan agar orang tua memiliki panduan jelas,” tambah Meutya.

Selain menjadi sarana edukasi, Tunasdigital.id juga bertujuan untuk mencegah paparan konten negatif, eksploitasi anak secara digital, serta penggunaan gawai berlebihan yang dapat berdampak pada kesehatan mental dan sosial anak. Platform ini diharapkan dapat menjadi “rumah belajar digital” bagi seluruh keluarga Indonesia.

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Dirjen KPM) Fifi Aleyda Yahya, yang turut hadir dalam acara tersebut, menegaskan bahwa PP Tunas dan Tunasdigital.id merupakan bentuk langkah konkret pemerintah dalam memperkuat literasi digital keluarga.

“Kami ingin menemani keluarga Indonesia belajar bersama tentang hal-hal kecil yang bisa membantu menjaga anak di ruang digital. Dengan literasi yang baik, anak-anak bisa tumbuh cerdas secara digital dan membawa etika baiknya ke dunia nyata,” kata Fifi.

Acara peluncuran Tunasdigital.id dikemas secara interaktif dan inklusif, melibatkan komunitas Kumpul Bareng Bunda FYP, yang dihadiri oleh lebih dari 2.000 bunda dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga :  Diplomasi Strategis, Presiden Prabowo dan Putra Mahkota Mbs Sepakati Pembentukan Dewan Koordinasi Indonesia-arab Saudi

Pada hari pertama, peserta mengikuti sesi bertajuk “Curhat Bareng Bu Menteri Meutya Hafid”, yang dipandu oleh konten kreator Agung Karmalogy. Dalam sesi ini, para bunda berbagi cerita tentang pengalaman mereka mendampingi anak dalam menggunakan gawai dan media sosial, serta berdiskusi langsung dengan Menkomdigi.

Keesokan harinya, kegiatan dilanjutkan dengan Komdigi Sharing Session bertema “Konten Positif, Anak Adaptif!”, menghadirkan Praktisi Psikologi Anak Usia Dini, Aninda, serta Konten Kreator Cerita Ibun, dengan Syifa Aulia sebagai moderator.

Melalui sesi tersebut, peserta diajak memahami bagaimana membangun budaya digital yang positif di lingkungan keluarga, serta cara mengenalkan anak pada penggunaan teknologi secara bijak sejak dini.

Peluncuran ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam upaya pemerintah memperkuat literasi digital nasional, khususnya bagi keluarga muda yang menjadi garda terdepan dalam mendidik generasi digital.

“Kami ingin anak-anak Indonesia tumbuh sebagai generasi cerdas digital, yang bukan hanya pandai menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki karakter, empati, dan tanggung jawab,” tegas Meutya Hafid.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat, Tunasdigital.id diharapkan menjadi wadah pembelajaran dan inspirasi bagi para orang tua di seluruh Indonesia dalam menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan membangun bagi anak-anak bangsa.(nr/sekaltengcom/komdigi)

Berita Terkait

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim
Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim
Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah
MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan
7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran
Data BPS Kotim Lebih 40 Persen Wanita Menikah Dibawah Usia 19 Tahun
Kapolda Kalteng Bersama Koalisi Ormas Lakukan Penyelesaian Masalah di PT ABB Kapuas Secara Persuasif dan Adat
Konflik Israel–Iran Memanas, Pemerintah Minta Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:50 WIB

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:46 WIB

Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:59 WIB

Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:29 WIB

MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:26 WIB

7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB