Kapten Kapal Selamat Setelah Tiga Hari Terombang-Ambing di Laut Kotim, Tiga ABK Masih Hilang

- Publisher

Jumat, 10 Oktober 2025 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SELAMATKAN: Dua nelayan saat menyelamatkan kapten kapal Tug Boat Datine 138, Ode saat terombang-ambing di laut, Kamis (8/10).(IST)

SELAMATKAN: Dua nelayan saat menyelamatkan kapten kapal Tug Boat Datine 138, Ode saat terombang-ambing di laut, Kamis (8/10).(IST)

KOTAWARINGIN TIMUR – Kisah dramatis penyelamatan di perairan Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), membuat geger warga pesisir. Seorang kapten kapal ditemukan terombang-ambing di laut lepas dalam kondisi lemah, setelah kapalnya tenggelam akibat kebocoran.

Peristiwa ini terungkap melalui sebuah video yang beredar di media sosial, Kamis (9/10/2025). Dalam rekaman berdurasi sekitar satu menit itu, terlihat seorang pria paruh baya mengenakan kaos lusuh, duduk lemas di atas perahu nelayan sambil berucap lirih,

“Aku ni kapten… kapalku bocor.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapten tersebut mengaku kapalnya karam sekitar tiga mil dari bibir pantai Ujung Pandaran. Ia juga sempat meminta nelayan yang menolongnya untuk menyedot minyak dari tangki kapal yang tenggelam.

“Dari utara, tiga mil… itu banyak minyaknya, sedot. Aku ni tinggal di Sampit,” ujarnya dengan suara pelan, menunjukkan arah kapalnya yang sudah karam.

Para nelayan yang menolong awalnya melihat tangki minyak terapung di laut dan mendengar suara minta tolong sebelum akhirnya menemukan sang kapten yang hampir kehabisan tenaga.

Baca Juga :  Khariah Apresiasi Kinerja Kwarran Ranting Baamang

“Tadi kami nggak dengar, tapi pas dengar suara orang minta tolong langsung kami hampiri,” kata salah satu nelayan dalam logat Banjar saat merekam video tersebut.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Palangka Raya, Maulana Abdillah, membenarkan bahwa korban adalah Ode (61), kapten kapal Tug Boat Datine 138.

Menurut laporan, kapal tersebut berangkat dari Sampit menuju Kapuas pada Senin (6/10/2025) pukul 16.00 WIB dengan empat orang di atas kapal. Namun, pada Selasa (7/10/2025) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, kapal mengalami kebocoran hebat hingga akhirnya tenggelam.

“Saat kapal tenggelam, seluruh awak sempat menyelamatkan diri menggunakan life jacket dan lifecraft. Namun hingga kini, baru kapten kapal yang ditemukan dalam kondisi selamat oleh nelayan Ujung Pandaran,” jelas Maulana saat dikonfirmasi Kamis malam.

Kapten Ode kini telah dievakuasi ke wilayah Pagatan untuk mendapatkan perawatan. Sementara tiga awak lainnya masih dalam pencarian, yaitu:

Baca Juga :  Diskominfosantik Kalteng Genjot Evaluasi Budaya Kerja ASN, Fokus pada Penguatan Dokumentasi dan Sinergi Internal

Pujiono – Kepala Kamar Mesin (KKM)

Cahyo – Juru Mudi

Agus – Pengawal Kapal

Operasi SAR Diperluas ke Area Pantai Ujung Pandaran, Pencarian korban hilang dilakukan oleh Tim Rescue Pos SAR Sampit, ABK KN SAR 305, Pos AL Pagatan, Pos AL Samuda, Polair Polda Kalteng, Polair Polres Kotim, serta dibantu oleh nelayan setempat.

Maulana mengatakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim akan ikut turun melakukan penyisiran lanjutan di sekitar pantai Ujung Pandaran pada Jumat (10/10/2025).

“Besok tim BPBD Kotim akan memperluas area pencarian di sepanjang garis pantai Ujung Pandaran. Kami berharap tiga awak lainnya segera ditemukan,” ujarnya.

Tragedi ini menjadi pengingat keras betapa berbahayanya cuaca dan kondisi laut di perairan selatan Kotim. Warga berharap para korban lainnya segera ditemukan dalam keadaan selamat.(nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim
Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim
Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah
MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan
7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran
Data BPS Kotim Lebih 40 Persen Wanita Menikah Dibawah Usia 19 Tahun
Kapolda Kalteng Bersama Koalisi Ormas Lakukan Penyelesaian Masalah di PT ABB Kapuas Secara Persuasif dan Adat
Konflik Israel–Iran Memanas, Pemerintah Minta Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:50 WIB

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:46 WIB

Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:59 WIB

Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:29 WIB

MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:26 WIB

7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB