Kadisdik Sebut Penempatan Guru Di Kotim Belum Merata

- Publisher

Senin, 5 Agustus 2024 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tumpeng Kreasi Para Guru dalam HUT ke 78 PGRI dan HGN.(IST)

Tumpeng Kreasi Para Guru dalam HUT ke 78 PGRI dan HGN.(IST)

Sampit – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Muhammad Irfansyah, menyatakan bahwa jumlah tenaga pendidik di wilayah Kotim sudah mencukupi. Namun, masalah yang dihadapi saat ini adalah ketidakmerataan penyebaran guru di berbagai daerah.

Irfansyah mengungkapkan, “Jumlah guru kita sekarang ini sebenarnya sudah cukup, cuma kurang dari segi pemerataannya saja dan ini masih menjadi PR (pekerjaan rumah) bagi kami.” Ia menjelaskan bahwa pemerataan guru sangat penting untuk memastikan kualitas pendidikan yang merata di seluruh wilayah Kotim.

Saat ini, pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik di Kotim sangat terbantu dengan penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) setiap tahunnya, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Meskipun demikian, rasio guru terhadap jumlah siswa di Kotim masih perlu ditingkatkan.

Sebelumnya, satu guru menangani hingga 40 siswa, namun kini rasio tersebut telah menurun menjadi maksimal 32 siswa per guru. Meski demikian, angka ini belum sepenuhnya sesuai dengan standar ideal yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Permendikbud Ristek) Nomor 17 Tahun 2017.

Berdasarkan regulasi tersebut, untuk Sekolah Dasar (SD), satu kelas sebaiknya terdiri dari 20 hingga 28 peserta didik, sementara untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP), jumlahnya berkisar antara 20 hingga 32 peserta didik per kelas.

“Alhamdulillah, baru-baru ini kami mengangkat 446 guru PPPK. Dengan tambahan ini dan tenaga kontrak yang ada, jumlah guru kami sebenarnya sudah mencukupi. Namun, untuk mencapai rasio yang ideal, pemerataan tenaga pendidik masih diperlukan,” tambah Irfansyah.

Saat ini, total jumlah guru di Kotim mencapai 6.541 orang, lebih dari angka ideal yang dibutuhkan, yakni sekitar 3.000 hingga 4.000 guru. Rincian jumlah guru adalah sebagai berikut: 2.275 PNS, 1.300 PPPK, 294 tenaga kontrak, 911 tenaga honor, dan 1.761 guru tetap yayasan (GTY) di sekolah swasta.

Baca Juga :  Bupati Ahmad Selanorwanda Buka Musrenbang Seruyan Hulu–Suling Tambun, Tekankan Program Pembangunan Harus Tepat Sasaran

Namun, sebagian besar guru terkonsentrasi di daerah perkotaan, sedangkan daerah pelosok masih kekurangan tenaga pengajar. Salah satu kendala dalam pemerataan adalah kurangnya minat guru untuk bertugas di daerah pelosok atau di luar daerah asal mereka, yang sering kali mengakibatkan pengajuan pindah tugas.

Untuk mengatasi masalah pemerataan guru, Bupati Kotim Halikinnor memberikan kesempatan kepada Disdik untuk mengangkat guru honor menjadi guru kontrak dengan syarat mereka harus siap ditugaskan sesuai kebutuhan daerah dan tidak diperkenankan mengajukan pindah tugas

Berita Terkait

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim
Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim
Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah
MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan
7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran
Data BPS Kotim Lebih 40 Persen Wanita Menikah Dibawah Usia 19 Tahun
Kapolda Kalteng Bersama Koalisi Ormas Lakukan Penyelesaian Masalah di PT ABB Kapuas Secara Persuasif dan Adat
Konflik Israel–Iran Memanas, Pemerintah Minta Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:50 WIB

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:46 WIB

Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:59 WIB

Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:29 WIB

MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:26 WIB

7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB