Jadi Peserta Pawai Pembangunan, SMKN 2 Sampit Ambil Tema Pekerja Rodi

- Publisher

Minggu, 18 Agustus 2024 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa SMKN 2 Sampit gunakan Pakaian Pekerja Rodi.(IST)

Siswa SMKN 2 Sampit gunakan Pakaian Pekerja Rodi.(IST)

SAMPIT – Meangkat kisah sejarah kelam jaman penjajah, Siswa SMKN 2 Sampit peragakan busana para pejuang yang bekerja rodi di masa penjajahan, di Kawa Pembangunan HUT RI Ke – 79 Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)

“Anak-anak didik kami menampilkan kerja rodi di zaman dahulu, mengangkat kayu dengan kaki dirantai dan ada bom buatan anak-anak OSIS,” kata Wakil Kepala Kesiswaan SMKN 2 Sampit, Rano Karno, Minggu, 18 Agustus 2024.

Baca Juga :  Gubernur Agustiar Sabran Canangkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Pelajar di Palangka Raya

Ia menambahkan, bahwa kostum siswa SMKN 2 Sampit tersebut menggambarkan bagaimana rakyat Indonesia pada masa kerja rodi di zaman dahulu sangat sulit mengakses pendidikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Padahal, pendidikan itu sangat penting. Maka dari itu, kami dari SMKN 2 Sampit siap mencetak generasi yang berprestasi, berwawasan, berkarakter, dan berkarya untuk mengisi kemerdekaan,” ucap Rano.

Selain itu, SMKN 2 Sampit juga menampilkan siswa anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dan Duta Sekolah.

Baca Juga :  Gagal Nyalip Truk Sawit Terbalik Hingga Seruduk Belakang Pickup

Sementara itu, secara terpisah, Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pawai Pembangunan kali ini mengusung subtema “Kreativitas Tanpa Batas untuk Kotim Hebat.”

“Subtema ini diambil agar kita semua dapat mengingat kembali perjuangan para pahlawan kita dalam meraih kemerdekaan dan mengajak kita untuk selalu mengisi kemerdekaan tersebut dengan kreativitas,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim
Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim
Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah
MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan
7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran
Data BPS Kotim Lebih 40 Persen Wanita Menikah Dibawah Usia 19 Tahun
Kapolda Kalteng Bersama Koalisi Ormas Lakukan Penyelesaian Masalah di PT ABB Kapuas Secara Persuasif dan Adat
Konflik Israel–Iran Memanas, Pemerintah Minta Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:50 WIB

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:46 WIB

Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:59 WIB

Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:29 WIB

MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:26 WIB

7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB