Irfansyah Pastikan Tidak Ada Sekolah di Kotim yang Rusak

- Publisher

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadisdik Kotim Irfansyah.(IST)

Kadisdik Kotim Irfansyah.(IST)

SAMPIT – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), M. Irfansyah memastikan, tidak ada bangunan sekolah di wilayah setempat yang dinyatakan mengalami kerusakan berat.

“Kalau menurut data di Data Pokok Pendidikan (Dapodik), bangunan sekolah yang rusak berat itu hampir tidak ada. Karena ruangannya masih bisa dipakai,” katanya, Sabtu, 10 Agustus 2024.

Dia menjelaskan, bangunan yang masuk kategori rusak berat ketika ruangannya sudah tidak bisa digunakan lagi untuk proses belajar-mengajar. Sehingga, para peserta didik harus pindah ke bangunan lainnya untuk melanjutkan pembelajaran.

“Kalau yang banyak laporan itu rusak sedang. Nah, kalau tidak diperbaiki, bangunan yang rusak sedang ini lambat laun bisa berubah menjadi rusak berat. Sedangkan, bangunan yang rusak ringan bisa menjadi rusak sedang jika tidak segera diperbaiki,” tambah Irfansyah.

Lanjutnya, dalam menentukan bangunan sekolah yang diprioritaskan untuk dilakukan rehabilitasi, pihaknya mengacu pada data Dapodik, laporan sekolah, dan hasil reses Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.

“Hal-hal yang kami lihat lainnya adalah jumlah peserta didiknya. Kita akan memprioritaskan bangunan sekolah yang memiliki daya tampung dan peserta didiknya yang lebih banyak. Alhamdulillah, dengan Dana Alokasi Umum Specific Grant (DAU-SG), kita ada beberapa program rehabilitasi bangunan sekolah,” terang Irfansyah.

Baca Juga :  Curi Buah Sawit di Kebun Perusahaan, Seorang Pria di Kotim Ditangkap Polisi

Dia mengakui, kebanyakan sekolah yang mendapatkan program rehabilitasi berlokasi di pinggiran Kotim.

Kemudian, dalam kesempatan itu, Irfansyah juga menyampaikan, terdapat pula sekolah yang mengajukan penambahan ruang kelas untuk rombongan belajar (rombel) baru, yakni SDN 4 Sawahan, Sampit.

Berita Terkait

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim
Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim
Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah
MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan
7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran
Data BPS Kotim Lebih 40 Persen Wanita Menikah Dibawah Usia 19 Tahun
Kapolda Kalteng Bersama Koalisi Ormas Lakukan Penyelesaian Masalah di PT ABB Kapuas Secara Persuasif dan Adat
Konflik Israel–Iran Memanas, Pemerintah Minta Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:50 WIB

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:46 WIB

Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:59 WIB

Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:29 WIB

MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:26 WIB

7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB