Guru Diminta Aktif di Platform Merdeka Mengajar

- Publisher

Senin, 5 Agustus 2024 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadisdik Kotim M. Irfansyah.(IST)

Kadisdik Kotim M. Irfansyah.(IST)

Sampit – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, mengimbau para guru untuk lebih aktif di Platform Merdeka Mengajar (PMM). Langkah ini diambil untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran seiring dengan penerapan Kurikulum Merdeka yang baru.

Kepala Disdik Kotim, Muhammad Irfansyah, menegaskan pentingnya partisipasi aktif guru di PMM, mengingat tidak adanya Training of Trainers (ToT) yang disediakan saat ini. “Kami berharap semua guru dapat memanfaatkan Platform Merdeka Mengajar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran mereka,” ujar Irfansyah di Sampit, belum lama ini.

Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbud Ristek) Nomor 12 Tahun 2024 menetapkan Kurikulum Merdeka sebagai kurikulum resmi di semua satuan pendidikan, dari PAUD hingga SMA sederajat, mulai 15 Juli 2024. Kurikulum Merdeka dirancang untuk memberikan ruang yang lebih besar bagi peserta didik dalam memahami konsep dan memperkuat kompetensi mereka.

Kurikulum ini memberi guru fleksibilitas dalam memilih perangkat ajar, memungkinkan penyesuaian dengan kebutuhan dan minat peserta didik. “Dengan Kurikulum Merdeka, guru diharapkan dapat mengadopsi metode pembelajaran yang lebih inovatif dan kreatif, bukan hanya sekadar sistem saintifik,” kata Irfansyah.

PMM merupakan platform teknologi yang dirancang untuk mendukung guru dan kepala sekolah dalam proses pengajaran, pembelajaran, dan karya. Platform ini menyediakan modul-modul ajar yang diunggah oleh guru dari berbagai daerah di Indonesia, sehingga memudahkan guru untuk menemukan materi yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Baca Juga :  Lamandau Pertahankan Opini WTP, Bupati Rizky Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan

“PMM juga memungkinkan guru untuk berbagi pengalaman dan metode pengajaran dengan sesama pendidik,” jelas Irfansyah. Dengan adanya platform ini, diharapkan tidak ada lagi alasan bagi guru untuk tidak menerapkan Kurikulum Merdeka.

Selain itu, Disdik Kotim telah membentuk komunitas belajar untuk mendiskusikan penerapan Kurikulum Merdeka, disesuaikan dengan lingkungan masing-masing. Disdik juga memantau keaktifan guru di PMM. Guru yang belum mengaktifkan akun PMM akan menjadi perhatian khusus dalam penilaian kinerja mereka.

Berita Terkait

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim
Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim
Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah
MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan
7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran
Data BPS Kotim Lebih 40 Persen Wanita Menikah Dibawah Usia 19 Tahun
Kapolda Kalteng Bersama Koalisi Ormas Lakukan Penyelesaian Masalah di PT ABB Kapuas Secara Persuasif dan Adat
Konflik Israel–Iran Memanas, Pemerintah Minta Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:50 WIB

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:46 WIB

Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:59 WIB

Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:29 WIB

MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:26 WIB

7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB