Disdik Terus berpuaya Tingkatkan Kapasitas Tim TPPK di Sekolah

- Publisher

Senin, 30 September 2024 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program Peningkatan TPPK Disdik Kotim.(IST)

Program Peningkatan TPPK Disdik Kotim.(IST)

Sampit – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berupaya meningkatkan kapasitas Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) dalam merespons penanganan kekerasan di sekolah.

Upaya tersebut dilaksanakan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas TPPK Satuan Pendidikan Sekolah Dasar (SD) yang digelar di Aula Disdik Kotim, Jalan Jenderal Sudirman KM 7,5 Sampit, pada Senin, 30 September 2024.

“Setelah TPPK sekolah dibentuk, mereka mengikuti bimtek ini. Di sekolah, sudah wajib ada TPPK setelah keluarnya Permendikbudristek No. 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kotim, M. Irfansyah.

Adapun peserta yang mengikuti kegiatan Bimtek berjumlah 93 orang, terdiri dari 34 orang utusan KKKS/Kombel antar-sekolah di 17 kecamatan, 25 orang perwakilan TPPK SD se-Kecamatan Baamang, dan 46 orang TPPK SD se-Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

“Dalam penanganan kekerasan ini, kita tidak hanya bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kotim, tetapi juga melibatkan pemerhati sosial,” ucap Irfansyah.

Baca Juga :  Disdik Kotim Dorong Peran Guru Laki-Laki di PAUD, Tumbangkan Stereotip Pendidikan Anak Usia Dini

Menurutnya, kapasitas TPPK dapat dioptimalkan untuk merespons secara cepat penanganan tindak kekerasan di lingkungan satuan pendidikan.

“Pihak TPPK nantinya bisa melihat jika ada indikasi potensi kejadian kekerasan di mana. Misalnya, di kelas berapa ada potensi tindakan bullying atau tindakan persekusi. Mereka dapat memetakan terlebih dahulu.

“Setelah itu, mereka bisa melaporkan ke TPPK kabupaten jika memerlukan bantuan dalam penanganan tindak kekerasan,” pungkas Irfansyah.

Berita Terkait

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim
Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim
Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah
MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan
7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran
Data BPS Kotim Lebih 40 Persen Wanita Menikah Dibawah Usia 19 Tahun
Kapolda Kalteng Bersama Koalisi Ormas Lakukan Penyelesaian Masalah di PT ABB Kapuas Secara Persuasif dan Adat
Konflik Israel–Iran Memanas, Pemerintah Minta Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:50 WIB

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:46 WIB

Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:59 WIB

Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:29 WIB

MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:26 WIB

7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB