Diplomasi Strategis, Presiden Prabowo dan Putra Mahkota Mbs Sepakati Pembentukan Dewan Koordinasi Indonesia-arab Saudi

- Publisher

Jumat, 4 Juli 2025 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIWAWANCARAI : Presiden Prabowo Subianto saat diwawancarai awak media usai melaksanakan pertemuan bilateral dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud (MBS) di Jeddah, pada Kamis, (3/7/2025).(IST)

DIWAWANCARAI : Presiden Prabowo Subianto saat diwawancarai awak media usai melaksanakan pertemuan bilateral dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud (MBS) di Jeddah, pada Kamis, (3/7/2025).(IST)

JAKARTA  – Upaya mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Arab Saudi memasuki babak baru. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan resmi dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), di Istana Al-Salam, Jeddah, Rabu (2/7/2025) waktu setempat.

Dalam konferensi pers yang digelar Kamis (3/7/2025), Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pertemuan tersebut berlangsung hangat dan konstruktif. Salah satu hasil paling signifikan dari dialog tingkat tinggi ini adalah disepakatinya pembentukan Dewan Koordinasi Tertinggi (DKT) antara kedua negara, yang akan menjadi platform utama untuk mengintegrasikan berbagai bentuk kerja sama lintas sektor.

“Pertemuan ini sangat produktif. Kami menyepakati pembentukan Dewan Koordinasi Tertinggi, semacam forum strategis antara pemerintah Indonesia dan Arab Saudi untuk memperdalam hubungan di segala bidang,” ujar Prabowo.

DKT ini dirancang sebagai forum permanen untuk memantau dan menyinergikan proyek-proyek strategis kedua negara, mulai dari investasi dan perdagangan hingga teknologi dan pendidikan.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa kerja sama bilateral akan diperluas ke sektor-sektor penting lainnya seperti keamanan pangan, transformasi digital, pertahanan, konektivitas udara, serta sektor energi terbarukan.

“Kita akan dorong penguatan di semua lini, termasuk ketahanan energi, pembangunan infrastruktur, dan kolaborasi industri pertahanan,” tambahnya.

Selain membahas kerja sama konkret, kedua pemimpin juga mendalami sejumlah isu global dan regional, termasuk dinamika di kawasan Timur Tengah, stabilitas energi global, dan upaya kolaboratif dalam penanganan krisis kemanusiaan.

Baca Juga :  Mendagri Tito Karnavian: Iduladha Momentum Menumbuhkan Jiwa Pengabdian untuk Kepentingan Bersama

dilangsir dari Komdegi bahwa Presiden Prabowo, menyampaikan Indonesia dan Arab Saudi memiliki perspektif yang selaras terkait pentingnya stabilitas kawasan dan prinsip-prinsip kerja sama yang saling menguntungkan.

“Kami memiliki kesamaan pandangan mengenai isu-isu strategis global. Ini menjadi modal besar untuk menjalin kemitraan jangka panjang,” ungkap Presiden.

Dengan terbentuknya DKT, pemerintah Indonesia berharap dapat memperkuat posisi strategisnya di kawasan Timur Tengah sekaligus membuka akses lebih luas bagi pelaku usaha dan investasi Tanah Air di pasar Saudi dan sekitarnya.

“Alhamdulillah, pertemuan ini menghasilkan capaian konkret. Saya yakin ke depan kerja sama Indonesia dan Arab Saudi akan tumbuh semakin solid dan membawa manfaat besar bagi rakyat kedua negara,” tutup Prabowo. (nr/sekaltengcom/komdigi)

Berita Terkait

Sambut HUT RI Ke-81, Kapolsubsektor Telaga Antang Bantu Tuntaskan Pembangunan Masjid Al-Jami di Tumbang Boloi
Kapolsubsektor Telaga Antang Bantu Renovasi Masjid Nurhasanah di Desa Tukang Langit
Koperasi Produsen Makarti Jaya Kantongi Legalitas Kemenkumham, Yudik Sulardi Tegaskan Kepengurusan Sah Sesuai AD/ART
Yudik Tegaskan Terpilih Sesuai AD/ART, Minta Semua Pihak Hormati Hasil Pemilihan Koperasi Makarti Jaya
Yudik Sulardi Terpilih Pimpin Koperasi Produsen Makarti Jaya Periode 2026–2031
Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim
Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim
Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Sambut HUT RI Ke-81, Kapolsubsektor Telaga Antang Bantu Tuntaskan Pembangunan Masjid Al-Jami di Tumbang Boloi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:33 WIB

Kapolsubsektor Telaga Antang Bantu Renovasi Masjid Nurhasanah di Desa Tukang Langit

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:14 WIB

Koperasi Produsen Makarti Jaya Kantongi Legalitas Kemenkumham, Yudik Sulardi Tegaskan Kepengurusan Sah Sesuai AD/ART

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:29 WIB

Yudik Tegaskan Terpilih Sesuai AD/ART, Minta Semua Pihak Hormati Hasil Pemilihan Koperasi Makarti Jaya

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:34 WIB

Yudik Sulardi Terpilih Pimpin Koperasi Produsen Makarti Jaya Periode 2026–2031

Berita Terbaru