Alokasikan 5 Miliar untuk Infrastruktur Sekolah SMP di tahun 2024

- Publisher

Senin, 30 September 2024 - 22:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdik Kotim, I Gede Sukadana.(IST)

Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdik Kotim, I Gede Sukadana.(IST)

Sampit – Dinas Pendidikan (Disdik) Kotawaringin Timur mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur Sekolah Menengah Pertama (SMP) di tahun 2024.

Selain dana dari APBN, Pemkab Kotim juga menambahkan anggaran dari APBD untuk mendukung perbaikan fasilitas pendidikan yang semakin mendesak di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdik Kotim, I Gede Sukadana, mengungkapkan bahwa perbaikan sarana dan prasarana SMP merupakan salah satu tantangan yang dihadapi di sektor pendidikan Kotim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kondisi beberapa sekolah menengah pertama di Kotim masih membutuhkan perhatian. Setiap tahun kami berupaya melakukan perbaikan sesuai dengan anggaran yang tersedia,” ungkapnya pada Senin (30/9/2024).

Jumlah anggaran DAK yang tersedia hanya mencukupi untuk rehabilitasi 5-6 sekolah, dengan SMPN 2 Kota Besi mendapatkan alokasi terbesar, yaitu Rp 1,1 miliar. Menurut Gede, anggaran tersebut diterapkan berdasarkan skala prioritas yang ditentukan melalui pendataan yang dilakukan Disdik.

Baca Juga :  Bupati Seruyan Saksikan MoU Kebun Plasma 20 Persen, Warga Tiga Desa Dapat Peluang Tingkatkan Ekonomi

“Kami telah menyusun skala prioritas untuk menentukan sekolah-sekolah yang membutuhkan perbaikan mendesak. Setiap kali anggaran turun, kami segera fokus pada perbaikan sekolah yang paling memerlukan,” tambahnya.

Saat ini, terdapat 114 SMP di Kotim yang tersebar di 17 kecamatan. Dengan jumlah sekolah yang cukup banyak, penyelesaian perbaikan tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat. Oleh sebab itu, Disdik menerapkan pendekatan bertahap untuk mengatasi masalah ini.

Sekolah di wilayah perkotaan seperti SMP Negeri 1 Sampit juga telah mengajukan permohonan penambahan ruang kelas karena tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di sekolah negeri. “Sekolah negeri tetap menjadi pilihan utama karena tidak ada SPP, sehingga permintaan ruang kelas baru terus meningkat,” jelas Gede.

Baca Juga :  Kartini Zaman Now: SDN 2 Ketapang Dorong Siswa Cerdas, Mandiri, dan Menginspirasi

Selain pembangunan fisik, Pemkab Kotim juga berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk orang tua siswa, dalam menjaga keberlanjutan pendidikan. Disdik juga tengah mengkaji solusi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan fasilitas pendidikan, termasuk kemungkinan mengajukan tambahan dana dari pemerintah pusat.

Dengan anggaran yang ada, pemerintah berharap perbaikan dan pembangunan sarana pendidikan di Kotim bisa berjalan lebih lancar dan efisien. Dukungan dari masyarakat dan sinergi dengan pihak sekolah sangat diharapkan untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana.

Ke depannya, Pemkab Kotim berkomitmen untuk terus memperbaiki dan membangun fasilitas pendidikan di semua jenjang sekolah agar mutu pendidikan semakin meningkat, dan para siswa dapat belajar dengan nyaman.

Berita Terkait

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim
Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim
Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah
MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan
7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran
Data BPS Kotim Lebih 40 Persen Wanita Menikah Dibawah Usia 19 Tahun
Kapolda Kalteng Bersama Koalisi Ormas Lakukan Penyelesaian Masalah di PT ABB Kapuas Secara Persuasif dan Adat
Konflik Israel–Iran Memanas, Pemerintah Minta Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:50 WIB

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:46 WIB

Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:59 WIB

Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:29 WIB

MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:26 WIB

7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB