Melihat rekam jejak H. Agustiar Sabran, sosok pengusaha dan politikus yang meniti karirnya mulai sejak dini. Kehadirannya bukan tiba-tiba muncul di permukaan, dirinya digembleng dari dasar, bukan produk instan. Tentu selogan yang Dia ungkapkan dalam agustiarsabran.id “Tuanku ya rakyat. Jabatan adalah mandat” bukanlah ngecap atau isapan jempol belaka. Rakyatlah yang merasakan, rakyatlah yang membuktikan.
Agustiar mencalonkan diri sebagai calon Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), bukanlah aji mumpung, karena adiknya Sugianto Sabran adalah Gubernur Kalteng yang akan mengakhiri masa jabatannya. Tetapi Agustiar memang berkompeten untuk memimpin rakyat Bumi Tambun Bungai ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menjadi sesorang politikus dititinya sejak dini, dari menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat, hingga Anggota DPR Republik Indonesia. Sehingga perhatiannya untuk rakyat Kalteng sudah berlangsung lama.
Karena itu wajar saja, apabila disebut dirinya tidak memikirkan dirinya sendiri, tetapi juga selalu memikirkan rakyatnya, Kalteng. Agustiar Sabran semakin komplit berpasangan dengan Edy Pratowo, karena tidak saja program yang lakukannya memberikan nuansa baru, tetapi juga melanjutkan pembangunan jangka panjang yang telah direncanakan saat pemerintahan dipimpin Sugianto Sabran.
Dalam menemani Agustiar Sabran menyampaikan visi dan misinya menjadi Gubernur Kalteng, Ketua Harian Tim Kampanye Koalisi Huma Betang Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sekaligus Ketua Dewan Pembina Sahabat GusEdy Kabupaten Kotim, Susilo mengatakan, pemikiran Agustiar tercurah untuk mengangkat harkat dan martabat rakyat Kalteng.
“Selama bersama beliau, saya merasakan semangat dan dedikasi untuk memajukan rakyat Kalteng sangat kuat. Itu saya buktikan di lapangan, perhatian beliau sangat besar sekali untuk rakyat Kalteng khususnya warga lokal, warga Dayak di Kalteng ini,” kata Susilo saat dibicangi media ini, Jum’at 11 Oktober 2024.
Karifan lokal, dan filosofi-filosofi kehidupan masyarakat Dayak menjadi asas berpikir Agustiar yang tertuang dalam visi dan misinya menjadi Gubernur Kalteng.
Dengan visi, mengangkat harkat dan martabat masyarakat Dayak khususnya dan masyarakat Kalteng (manggatang utus) dengan spirit kearifan lokal dalam bingkai NKRI menuju Kalteng maju, modern, bermartabat, dan berkah menuju Indonesia Emas 2045. Agustiar adalah pemimpin yang visioner merencanakan Kalteng lebih maju saat ini dan di masa depan.
Tidak hanya visi yang ingin menghantarkan rakyat Kalteng bermartabat dan mendapatkan keberkahan Tuhan. Pada misi Agustiar Sabran – Edy Pratowo juga termaktubkan tujuan pembangunan yang dapat diterjemahkan dalam program-program pro rakyat.
Dalam misi pertama, meningkatkan kesejahteraan ekonomi melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pemanfaatan sumberdaya alam lokal. Agustiar- Edy memahami arah distribusi hasil alam Kalteng yang selama ini belum optimal untuk rakyat Kalteng, agar kedepan dapat langsung dirasakan oleh rakyat Kalteng.
Misi kedua, peningkatan pendidikan untuk sumberdaya manusia yang beretika melalui pendidikan yang inklusif sesuai kaidah Belom Bahadat. Dalam misi ini Agustiar – Edy memberikan perhatian dalam peningkatan mutu pendidikan, yang tujuannya menciptakan SDM yang beretika, menjunjung tinggi norma-norma kehidupan bermasyarakat, dan dapat diperoleh merata seluruh masyarakat Kalteng.
Misi ketiga, pembangunan infrastruktur yang merata dan berkeadilan untuk meningkatkan konektivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis berbasis lingkungan. Pada misi ini, Agustiar – Edy tetap menekankan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan kunci utama pembangunan ekonomi Kalteng. Tentunya pembangunan infrastruktur ini dapat menjangkau semua lini dan sekaligus tetap menjaga kelestarian alam.
Misi keempat, menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat sebagai keadilan sosial. Dalam misi ini Agustiar – Edy menyadari kesehatan merupakan unsur vital dalam menjaga kelangsungan pembangunan, sehingga program kesehatan tidak boleh dikesampingkan dan menjadi sasaran utama pembangunan yang harus dirasakan seluruh rakyat Kalteng secara adil dan merata.
Misi kelima, pemberdayaan kearifan lokal dalam kebijakan dan program pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia Maju 2045. Dalam misi ini, boleh diklaim Agustiar – Edy adalah calon kepala daerah yang paling dekat dengan pemerintahan era Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka. Pola pemerintahan yang koheren dengan satu platform pembangunan dengan pemerintah pusat menjadi modal dasar pembangunan bagi Kalteng menuju lebih maju. Ingat, Agustiar – Edy merupakan pasangan calon kepala daerah yang diusung oleh Partai Gerindra, tentunya pembangunan di Kalteng akan sejalan dengan program-program pemerintah pusat. Dengan memperhatikan kearifan lokal pembangunan Indonesia Maju 2045 akan terwujud di Kalteng.
“Saya yakin, Kalteng akan lebih maju dibawah kepemimpinan Agustiar Sabran – Edy Pratowo. Kita bisa perhatikan jika Presiden dan Gubernur dalam perahu yang sama mewujudkan Indonesia Maju 2045. Agustiar Sabran – Edy Pratowo akan menjadikan Kalteng barometer progres pembangunan di Indonesia,” pungkas Susilo. (Cholid Tri Subagiyo /*)
Penulis : Cholid Tri Subagiyo








