Agustiar Sabran Bukan Pemimpin Instan, Berjuang Untuk Kalteng Sejak Dini  

- Publisher

Jumat, 11 Oktober 2024 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Gubernur Kalteng Agustiar Sabran saat berdiskusi dengan Ketua Harian Tim Kampaye Koalisi Huma Betang, Susilo di sela-sela kegiatan silaturahim dengan masyarakat.

Calon Gubernur Kalteng Agustiar Sabran saat berdiskusi dengan Ketua Harian Tim Kampaye Koalisi Huma Betang, Susilo di sela-sela kegiatan silaturahim dengan masyarakat.

Melihat rekam jejak H. Agustiar Sabran, sosok pengusaha dan politikus yang meniti karirnya mulai sejak dini. Kehadirannya bukan tiba-tiba muncul di permukaan,  dirinya digembleng dari dasar, bukan produk instan. Tentu selogan yang Dia ungkapkan dalam agustiarsabran.id “Tuanku ya rakyat. Jabatan adalah mandat” bukanlah ngecap atau isapan jempol belaka. Rakyatlah yang merasakan, rakyatlah yang membuktikan.

 

Agustiar mencalonkan diri sebagai calon Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), bukanlah aji mumpung, karena adiknya Sugianto Sabran adalah Gubernur Kalteng yang akan mengakhiri masa jabatannya. Tetapi Agustiar memang berkompeten untuk memimpin  rakyat Bumi Tambun Bungai ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menjadi sesorang politikus dititinya sejak dini, dari menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat, hingga Anggota DPR Republik Indonesia. Sehingga perhatiannya untuk rakyat Kalteng sudah berlangsung lama.

 

Karena itu wajar saja, apabila disebut dirinya tidak memikirkan dirinya sendiri, tetapi juga selalu memikirkan rakyatnya, Kalteng. Agustiar Sabran semakin komplit berpasangan dengan Edy Pratowo, karena tidak saja program yang lakukannya memberikan nuansa baru, tetapi juga melanjutkan pembangunan jangka panjang yang telah direncanakan saat pemerintahan dipimpin Sugianto Sabran.

 

Dalam menemani Agustiar Sabran menyampaikan visi dan misinya menjadi Gubernur Kalteng, Ketua Harian Tim Kampanye Koalisi Huma Betang Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sekaligus Ketua Dewan Pembina Sahabat GusEdy Kabupaten Kotim, Susilo mengatakan, pemikiran Agustiar tercurah untuk mengangkat harkat dan martabat rakyat Kalteng.

 

“Selama bersama beliau, saya merasakan semangat dan dedikasi untuk memajukan rakyat Kalteng sangat kuat. Itu saya buktikan di lapangan, perhatian beliau sangat besar sekali untuk rakyat Kalteng khususnya warga lokal, warga Dayak di Kalteng ini,” kata Susilo saat dibicangi media ini, Jum’at 11 Oktober 2024.

Baca Juga :  Dewan Dukung CFD Berkelanjutan di Taman Kota Sampit Berkelanjutan

 

Karifan lokal, dan filosofi-filosofi kehidupan masyarakat Dayak menjadi asas berpikir Agustiar yang tertuang dalam visi dan misinya menjadi Gubernur Kalteng.

 

Dengan visi, mengangkat harkat dan martabat masyarakat Dayak khususnya dan masyarakat Kalteng (manggatang utus) dengan spirit kearifan lokal dalam bingkai NKRI menuju Kalteng maju, modern, bermartabat, dan berkah menuju Indonesia Emas 2045. Agustiar adalah pemimpin yang visioner merencanakan Kalteng lebih maju saat ini dan di masa depan.

 

Tidak hanya visi yang ingin menghantarkan rakyat Kalteng bermartabat dan mendapatkan keberkahan Tuhan. Pada misi Agustiar Sabran – Edy Pratowo juga termaktubkan tujuan pembangunan yang dapat diterjemahkan dalam program-program pro rakyat.

 

Dalam misi pertama, meningkatkan kesejahteraan ekonomi melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pemanfaatan sumberdaya alam lokal. Agustiar- Edy memahami arah distribusi hasil alam Kalteng yang selama ini belum optimal untuk rakyat Kalteng, agar kedepan dapat langsung dirasakan oleh rakyat Kalteng.

 

Misi kedua, peningkatan pendidikan untuk sumberdaya manusia yang beretika melalui pendidikan yang inklusif sesuai kaidah Belom Bahadat. Dalam misi ini Agustiar – Edy memberikan perhatian dalam peningkatan mutu pendidikan, yang tujuannya menciptakan SDM yang beretika, menjunjung tinggi norma-norma kehidupan bermasyarakat, dan dapat diperoleh merata seluruh masyarakat Kalteng.

 

Misi ketiga, pembangunan infrastruktur yang merata dan berkeadilan untuk meningkatkan konektivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis berbasis lingkungan. Pada misi ini, Agustiar – Edy tetap menekankan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan kunci utama pembangunan ekonomi Kalteng. Tentunya pembangunan infrastruktur ini dapat menjangkau semua lini dan sekaligus tetap menjaga kelestarian alam.

Baca Juga :  Irfansyah Ungkapkan Kesedihannya karena Satu dari Tiga Anak di Indonesia Alami Kekerasan

 

Misi keempat, menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat sebagai keadilan sosial. Dalam misi ini Agustiar – Edy menyadari kesehatan merupakan unsur vital dalam menjaga kelangsungan pembangunan, sehingga program kesehatan tidak boleh dikesampingkan dan menjadi sasaran utama pembangunan yang harus dirasakan seluruh rakyat Kalteng secara adil dan merata.

 

Misi kelima, pemberdayaan kearifan lokal dalam kebijakan dan program pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia Maju 2045. Dalam misi ini, boleh diklaim Agustiar – Edy adalah calon kepala daerah yang paling dekat dengan pemerintahan era Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka. Pola pemerintahan yang koheren dengan satu platform pembangunan dengan pemerintah pusat menjadi modal dasar pembangunan bagi Kalteng menuju lebih maju. Ingat, Agustiar – Edy merupakan pasangan calon kepala daerah yang diusung oleh Partai Gerindra, tentunya pembangunan di Kalteng akan sejalan dengan program-program pemerintah pusat. Dengan memperhatikan kearifan lokal pembangunan Indonesia Maju 2045 akan terwujud di Kalteng.

 

“Saya yakin, Kalteng akan lebih maju dibawah kepemimpinan Agustiar Sabran – Edy Pratowo. Kita bisa perhatikan jika Presiden dan Gubernur dalam perahu yang sama mewujudkan Indonesia Maju 2045. Agustiar Sabran – Edy Pratowo akan menjadikan Kalteng barometer progres pembangunan di Indonesia,” pungkas Susilo. (Cholid Tri Subagiyo /*)

 

 

 

 

 

Penulis : Cholid Tri Subagiyo

Berita Terkait

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim
Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim
Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah
MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan
7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran
Data BPS Kotim Lebih 40 Persen Wanita Menikah Dibawah Usia 19 Tahun
Kapolda Kalteng Bersama Koalisi Ormas Lakukan Penyelesaian Masalah di PT ABB Kapuas Secara Persuasif dan Adat
Konflik Israel–Iran Memanas, Pemerintah Minta Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan
Berita ini 146 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:50 WIB

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:46 WIB

Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:59 WIB

Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:29 WIB

MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:26 WIB

7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB