1 Juta Sarjana Menganggur, Pemerintah Dorong Kopdes Serap 2 Juta Tenaga Kerja

- Publisher

Kamis, 3 Juli 2025 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli.(IST)

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli.(IST)

JAKARTA — Masalah pengangguran lulusan perguruan tinggi masih menjadi pekerjaan rumah besar di tahun 2025. Berdasarkan data terbaru yang dipaparkan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dalam Kajian Tengah Tahun INDEF (2/7), tercatat lebih dari 1 juta sarjana belum bekerja.

Dari 153,05 juta angkatan kerja, sekitar 7,28 juta orang masih menganggur, atau 4,76 persen dari total angkatan kerja. Yang mengejutkan, lulusan universitas justru menempati posisi teratas, diikuti SMA, SMK, diploma, hingga pendidikan dasar.

Baca Juga :  KPK Keluarkan SP3 Terkait Kasus Dugaan Korupsi Supian Hadi

Yassierli menekankan bahwa kualitas SDM jadi tantangan utama, bukan semata-mata angka pengangguran. Sebanyak 85 persen tenaga kerja saat ini lulusan SMA dan SMK, yang belum tentu sesuai dengan kebutuhan industri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai, solusi pengangguran harus dilihat dari dua sisi: ketersediaan tenaga kerja (supply) dan kebutuhan pasar kerja (demand). “Kita perlu gerak cepat. Jangan hanya menunggu, tapi dorong potensi dalam negeri,” tegasnya.

Baca Juga :  Bupati Akan Atasi Kurangnya Guru SD di Kotim

Sebagai langkah konkret, pemerintah mengandalkan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih untuk menyerap tenaga kerja lokal. Dengan target 80.000 unit hingga akhir 2025 dan 25 pekerja per koperasi, program ini diperkirakan bisa menciptakan lebih dari 2 juta lapangan kerja baru.

“Kalau kopdes diberi dukungan modal, efek serapnya bisa jauh lebih besar,” ujar Yassierli. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Sambut HUT RI Ke-81, Kapolsubsektor Telaga Antang Bantu Tuntaskan Pembangunan Masjid Al-Jami di Tumbang Boloi
Kapolsubsektor Telaga Antang Bantu Renovasi Masjid Nurhasanah di Desa Tukang Langit
Koperasi Produsen Makarti Jaya Kantongi Legalitas Kemenkumham, Yudik Sulardi Tegaskan Kepengurusan Sah Sesuai AD/ART
Yudik Tegaskan Terpilih Sesuai AD/ART, Minta Semua Pihak Hormati Hasil Pemilihan Koperasi Makarti Jaya
Yudik Sulardi Terpilih Pimpin Koperasi Produsen Makarti Jaya Periode 2026–2031
Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim
Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim
Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Sambut HUT RI Ke-81, Kapolsubsektor Telaga Antang Bantu Tuntaskan Pembangunan Masjid Al-Jami di Tumbang Boloi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:33 WIB

Kapolsubsektor Telaga Antang Bantu Renovasi Masjid Nurhasanah di Desa Tukang Langit

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:14 WIB

Koperasi Produsen Makarti Jaya Kantongi Legalitas Kemenkumham, Yudik Sulardi Tegaskan Kepengurusan Sah Sesuai AD/ART

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:29 WIB

Yudik Tegaskan Terpilih Sesuai AD/ART, Minta Semua Pihak Hormati Hasil Pemilihan Koperasi Makarti Jaya

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:34 WIB

Yudik Sulardi Terpilih Pimpin Koperasi Produsen Makarti Jaya Periode 2026–2031

Berita Terbaru