Tiang Listrik Nyaris Roboh di Wilayah Selatan Kotim, DPRD Desak PLN dan Pemkab Bertindak Cepat

- Publisher

Senin, 27 Oktober 2025 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IST/Foto Zainuddin

IST/Foto Zainuddin

SAMPIT – Kondisi memprihatinkan sejumlah tiang listrik yang nyaris roboh di wilayah selatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menuai sorotan tajam dari Anggota DPRD Kotim, Zainuddin. Legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai situasi tersebut sudah masuk kategori darurat keselamatan publik dan membutuhkan tindakan cepat dari PLN serta pemerintah daerah.

Dalam kegiatan Reses Perseorangan yang dilakukannya baru-baru ini, Zainuddin meninjau langsung lokasi di Desa Handil Sohor, Kelurahan Samuda Kota (Kecamatan Mentaya Hilir Selatan), serta wilayah Bagendang Permai (Kecamatan Mentaya Hilir Utara).

Hasil pantauan di lapangan memperlihatkan sejumlah tiang listrik tampak miring, lapuk, bahkan sebagian hanya disangga batang kayu seadanya. Lebih parah lagi, di beberapa titik kabel listrik terlihat menjuntai rendah dan nyaris menyentuh badan jalan, menimbulkan risiko bagi warga dan pengguna jalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kondisi seperti ini tidak hanya membahayakan, tapi juga mencerminkan lemahnya pengawasan infrastruktur listrik di lapangan. Banyak tiang sudah miring dan disangga kayu, ini jelas darurat,” tegas Zainuddin, Senin (27/10/2025).

Baca Juga :  DPRD Kotim Minta Rasionalisasi TPP Harus Dirumuskan

Zainuddin menyebut, laporan serupa juga datang dari warga di Simpang Danau Handil Sohor dan Wina Sahabat, yang mengeluhkan kondisi jaringan listrik sudah lama tidak diperbaiki meski berada di sekitar pemukiman padat.

“Kalau dibiarkan, potensi korsleting atau kebakaran sangat besar. Ini bukan sekadar masalah teknis, tapi soal keselamatan warga,” ujarnya.

Politisi asal Dapil I itu mendesak Pemerintah Kabupaten Kotim segera berkoordinasi dengan PLN untuk melakukan inspeksi menyeluruh dan perbaikan permanen. Ia menilai, penyediaan infrastruktur kelistrikan yang aman merupakan bagian dari pelayanan publik yang harus mendapat prioritas.

“Pemerintah jangan menunggu ada korban baru turun tangan. Keselamatan masyarakat jauh lebih penting dari sekadar alasan anggaran,” katanya dengan nada tegas.

Zainuddin juga menyoroti lambannya respon PLN terhadap aduan warga. Menurutnya, PLN seharusnya tidak hanya bersikap reaktif, tetapi proaktif dalam memantau dan memperbaiki jaringan yang rusak.

Baca Juga :  Antisipasi Kepadatan Mudik Lebaran 2025, Pemerintah Pusat Siapkan Manajemen Transportasi dan Kebijakan WFA

“PLN jangan menunggu laporan viral dulu baru bergerak. Begitu ada laporan dari masyarakat, langsung turunkan tim teknis. Jangan biarkan warga hidup dalam ketakutan setiap kali hujan dan angin kencang datang,” desaknya.

Ia menambahkan, wilayah seperti Handil Sohor, Samuda, hingga Bagendang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dasar, sehingga perhatian dari pemerintah dan PLN harus lebih serius.

“Masyarakat di desa juga berhak menikmati rasa aman. Tiang listrik yang kokoh dan kabel tertata rapi adalah hal mendasar, bukan kemewahan,” tegasnya.

Zainuddin menutup pernyataannya dengan mengingatkan bahwa keselamatan publik harus menjadi prioritas tanpa kompromi.

“Kami di DPRD akan terus mengawasi hal ini. PLN dan Pemkab Kotim wajib bertanggung jawab memastikan jaringan listrik di wilayah selatan benar-benar aman dan layak,” pungkasnya.(nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Proyek Jalan Bajarau–Parenggean Senilai Rp3 Miliar Mandek, DPRD Kotim Desak Pemkab Beri Kejelasan
Ketua DPRD Kotim Desak Pemkab Percepat Sosialisasi Penyesuaian TPP ASN: Cegah Isu Negatif dan Salah Persepsi
Semangat Sumpah Pemuda Harus Jadi Penggerak Perubahan dan Persatuan Bangsa
Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, DPRD Kotim Apresiasi Langkah Koperasi Merah Putih Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan
DPRD Desak Pemkab Gandeng Swasta Buka Layanan Penyeberangan Mobil di Pulau Hanaut
Dorong Ekowisata Pulau Hanibung, Hj. Mariani Salurkan Pokir untuk Pengadaan Tiga Perahu Wisata
DPRD Kotim Minta Pengawasan ODGJ Diperketat, Jangan Tunggu Ada Korban Lagi
RAPBD Kotim 2026 Disepakati Rp1,967 Triliun, DPRD Tegaskan Fokus pada Program Prioritas dan Efisiensi Anggaran
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:18 WIB

Proyek Jalan Bajarau–Parenggean Senilai Rp3 Miliar Mandek, DPRD Kotim Desak Pemkab Beri Kejelasan

Selasa, 28 Oktober 2025 - 16:04 WIB

Ketua DPRD Kotim Desak Pemkab Percepat Sosialisasi Penyesuaian TPP ASN: Cegah Isu Negatif dan Salah Persepsi

Selasa, 28 Oktober 2025 - 12:02 WIB

Semangat Sumpah Pemuda Harus Jadi Penggerak Perubahan dan Persatuan Bangsa

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:23 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, DPRD Kotim Apresiasi Langkah Koperasi Merah Putih Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:10 WIB

DPRD Desak Pemkab Gandeng Swasta Buka Layanan Penyeberangan Mobil di Pulau Hanaut

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB