Raih Penghargaan Nasional Tekan Stunting, DPRD Minta Prestasi Dibuktikan di Lapangan

- Publisher

Rabu, 22 Oktober 2025 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Juliansyah Anggota DPRD Kotim. 

FOTO: Juliansyah Anggota DPRD Kotim. 

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali menorehkan capaian membanggakan di tingkat nasional setelah berhasil meraih penghargaan atas keberhasilan dalam pengendalian stunting.

Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen nyata pemerintah daerah dalam menekan angka stunting sekaligus memperkuat layanan kesehatan dasar bagi ibu dan anak di wilayah pedesaan.

Menanggapi keberhasilan tersebut, Wakil Ketua I DPRD Kotim, Juliansyah, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemkab Kotim atas kerja keras dan sinergi lintas sektor yang telah dilakukan dalam mewujudkan penurunan angka stunting secara berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tentu bangga atas prestasi ini. Namun penghargaan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal untuk bekerja lebih keras agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas H. Juliansyah di Sampit, Kamis (23/10).

Ia menekankan bahwa penghargaan tersebut seharusnya menjadi pemicu semangat untuk memperkuat program penanganan stunting hingga ke tingkat desa, bukan sekadar simbol keberhasilan administratif semata.

Baca Juga :  DPRD Kotim Bentuk Sejulah Fraksi

Menurutnya, DPRD akan terus mengawal agar seluruh program penurunan stunting berjalan berkelanjutan, tepat sasaran, dan menjangkau daerah terpencil yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan dan gizi anak.

Selain itu, Juliansyah menyoroti pentingnya penguatan data dan evaluasi berkala untuk memastikan efektivitas program pemerintah.

“Kita harus memastikan setiap intervensi benar-benar memberi dampak. Data yang valid menjadi dasar pengambilan kebijakan yang tepat,” ujarnya.

Berdasarkan data Sistem Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGBM), prevalensi stunting di Kotim menunjukkan tren penurunan dari 19,14 persen pada pertengahan 2023 menjadi 19,11persen di akhir 2024.
Dari total 12.966 balita yang terukur, 2.543 anak masih mengalami stunting, sehingga masih dibutuhkan upaya serius agar target nasional di bawah 14 persen pada tahun 2026 dapat tercapai.

Juliansyah juga menegaskan perlunya penguatan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait gizi seimbang, sanitasi lingkungan, dan peran keluarga dalam pencegahan stunting sejak masa kehamilan.
Ia menilai kader posyandu, bidan desa, dan tenaga kesehatan harus menjadi ujung tombak pelaksanaan program agar pesan pemerintah sampai langsung ke masyarakat.

Baca Juga :  Dewan Meminta Pemerintah Mengupayakan Rute Penerbangan Baru

“Kita ingin setiap rupiah anggaran yang dikeluarkan benar-benar memberi hasil nyata. Masyarakat harus dilibatkan aktif, karena keberhasilan menurunkan stunting tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah,” tandasnya.

Selain itu, DPRD Kotim mendorong pemerintah daerah memperkuat kolaborasi antar perangkat daerah, terutama sektor kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat desa, dalam menjalankan delapan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting.

Menurut Juliansyah, sinergi yang kuat antar instansi serta pelibatan masyarakat secara langsung akan menjadi kunci dalam membangun generasi Kotawaringin Timur yang sehat, cerdas, dan produktif.

“Penghargaan ini harus menjadi cambuk untuk terus memperkuat komitmen bersama. Keberhasilan sejati bukan di atas kertas, tapi ketika anak-anak kita tumbuh sehat dan memiliki masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.(nr).

Berita Terkait

Proyek Jalan Bajarau–Parenggean Senilai Rp3 Miliar Mandek, DPRD Kotim Desak Pemkab Beri Kejelasan
Ketua DPRD Kotim Desak Pemkab Percepat Sosialisasi Penyesuaian TPP ASN: Cegah Isu Negatif dan Salah Persepsi
Semangat Sumpah Pemuda Harus Jadi Penggerak Perubahan dan Persatuan Bangsa
Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, DPRD Kotim Apresiasi Langkah Koperasi Merah Putih Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan
DPRD Desak Pemkab Gandeng Swasta Buka Layanan Penyeberangan Mobil di Pulau Hanaut
Dorong Ekowisata Pulau Hanibung, Hj. Mariani Salurkan Pokir untuk Pengadaan Tiga Perahu Wisata
DPRD Kotim Minta Pengawasan ODGJ Diperketat, Jangan Tunggu Ada Korban Lagi
RAPBD Kotim 2026 Disepakati Rp1,967 Triliun, DPRD Tegaskan Fokus pada Program Prioritas dan Efisiensi Anggaran
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:18 WIB

Proyek Jalan Bajarau–Parenggean Senilai Rp3 Miliar Mandek, DPRD Kotim Desak Pemkab Beri Kejelasan

Selasa, 28 Oktober 2025 - 16:04 WIB

Ketua DPRD Kotim Desak Pemkab Percepat Sosialisasi Penyesuaian TPP ASN: Cegah Isu Negatif dan Salah Persepsi

Selasa, 28 Oktober 2025 - 12:02 WIB

Semangat Sumpah Pemuda Harus Jadi Penggerak Perubahan dan Persatuan Bangsa

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:23 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, DPRD Kotim Apresiasi Langkah Koperasi Merah Putih Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:10 WIB

DPRD Desak Pemkab Gandeng Swasta Buka Layanan Penyeberangan Mobil di Pulau Hanaut

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB