Abdul Kodir: Tiga Program Prioritas Diakhir Tahun, Kejar Kualitas dan Substansi Agar Bermanfaat Bagi Masyarakat

- Publisher

Senin, 26 Agustus 2024 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Anggota Fraksi Golkar DPRD Kotim Abdul Kadir. (IST)

FOTO: Anggota Fraksi Golkar DPRD Kotim Abdul Kadir. (IST)

KOTAWARINGIN TIMUR – Anggota Fraksi Golkar DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Abdul Kadir menyampaikan, program prioritas seperti infrastruktur, penanggulangan dampak banjir dan program pemberdayaan serta antisipasi inflasi harus lebih optimal.

“Program tersebut bisa dituntaskan dan dilanjutkan untuk waktu 3 bulan yang tersisa dalam tahun 2024 ini,”ujarnya, Senin 26 Agustus 2024.

Lanjutnya, dalam perencanaan program pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2024, Fraksi Golkar mendorong Pemkab setempat agar fokus pada program prioritas daerah. “Masih ada waktu di APBD Perubahan ini bisa dilanjutkan kembali dan tuntas hingga akhir tahun nanti,”tegasnya.

Sementara itu lanjut Kadir, untuk dalam pelaksanaan pembangunan, Pemkab Kotim harus benar-benar melakukan pengawasan proses penyelenggaraan program, baik program yang bersifat fisik maupun nonfisik.

“Harus dilakukan pengawasan yang maksimal juga untuk mereka yang melaksanakan pekerjaan tersebut sehingga kualitas bisa terkejar dengan baik,”ucapnya.

Selain itu menurutnya, untuk ukuran program tidak hanya dilihat dari serapan dan realisasi anggaran serta pertanggung jawaban adminitratif saja. Namun secara kualitas dan substansi proses pembangunan harus berhasil guna dan bermanfaat bagi masyarakat.

Baca Juga :  Pemerintah Pusat Gelontorkan Rp12,4 Triliun Dana Transfer Umum ke Kalteng 2026

Abdul Kadir menambahkan, gambaran asumsi perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2024 yang telah disetujui. Pertama, asumsi pendapatan dari sebelum perubahan sebesar Rp2.428.261.420.400, setelah perubahan menjadi Rp2.428.261.420.400. Tidak ada penambahan.

Dan yang Kedua, asumsi belanja sebelum perubahan sebesar Rp2.474.746.721.400. Setelah perubahan bertambah sebesar Rp16.747.170.950. Ketiga, defisit sebelum perubahan sebesar Rp46.485.301.000,
<span;>setelah perubahan sebesar Rp63.232.471.950, bertambah sebesar Rp16.747.170.950.

Berita Terkait

BTT Karhutla Diminta Dipercepat, Keselamatan Petugas Jadi Sorotan
Proyek Jalan Bajarau–Parenggean Senilai Rp3 Miliar Mandek, DPRD Kotim Desak Pemkab Beri Kejelasan
Ketua DPRD Kotim Desak Pemkab Percepat Sosialisasi Penyesuaian TPP ASN: Cegah Isu Negatif dan Salah Persepsi
Semangat Sumpah Pemuda Harus Jadi Penggerak Perubahan dan Persatuan Bangsa
Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, DPRD Kotim Apresiasi Langkah Koperasi Merah Putih Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan
DPRD Desak Pemkab Gandeng Swasta Buka Layanan Penyeberangan Mobil di Pulau Hanaut
Dorong Ekowisata Pulau Hanibung, Hj. Mariani Salurkan Pokir untuk Pengadaan Tiga Perahu Wisata
DPRD Kotim Minta Pengawasan ODGJ Diperketat, Jangan Tunggu Ada Korban Lagi
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BTT Karhutla Diminta Dipercepat, Keselamatan Petugas Jadi Sorotan

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:18 WIB

Proyek Jalan Bajarau–Parenggean Senilai Rp3 Miliar Mandek, DPRD Kotim Desak Pemkab Beri Kejelasan

Selasa, 28 Oktober 2025 - 16:04 WIB

Ketua DPRD Kotim Desak Pemkab Percepat Sosialisasi Penyesuaian TPP ASN: Cegah Isu Negatif dan Salah Persepsi

Selasa, 28 Oktober 2025 - 12:02 WIB

Semangat Sumpah Pemuda Harus Jadi Penggerak Perubahan dan Persatuan Bangsa

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:23 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, DPRD Kotim Apresiasi Langkah Koperasi Merah Putih Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan

Berita Terbaru