Desak Aparat Bongkar Pungli Solar Bersubsidi

- Publisher

Senin, 20 Oktober 2025 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IST/Foto Sihol Parningotan Lumban Gaol

IST/Foto Sihol Parningotan Lumban Gaol

SAMPIT – Persoalan antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Sampit rupanya tidak hanya disebabkan oleh terbatasnya pasokan bahan bakar. Dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang telah berlangsung bertahun-tahun kini kembali mencuat ke permukaan.

Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Sihol Parningotan Lumban Gaol, menilai situasi ini menunjukkan lemahnya pengawasan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum terhadap distribusi BBM bersubsidi, khususnya jenis solar.

“Masalah antrean solar bersubsidi di hampir semua SPBU di Sampit tidak pernah benar-benar diselesaikan. Sampai hari ini, praktik penguasaan antrean oleh oknum preman masih terus terjadi,” ujarnya dengan nada tegas, Senin (20/10/2025).

Ia mengungkapkan, di beberapa SPBU ditemukan 3 hingga 4 orang preman yang secara terbuka mengatur antrean dan meminta bayaran dari sopir truk maupun pikap yang hendak mengisi solar.

“Para sopir harus menyetor antara Rp150 ribu hingga Rp200 ribu agar bisa mendapatkan solar tanpa harus antre panjang. Ini keluhan nyata yang kami dengar langsung saat reses di Kecamatan Ketapang,” kata Lumban Gaol.

Lebih lanjut, ia menilai praktik pungli ini sulit diberantas karena diduga mendapat ‘perlindungan’ dari oknum aparat. Para pelaku merasa aman selama setoran ke pihak tertentu berjalan lancar.

“Informasi yang kami terima di lapangan, mereka berani karena merasa punya jaminan keamanan dari oknum penegak hukum. Selama uang mengalir, mereka kebal dari penertiban,” ujarnya dengan nada prihatin.

Baca Juga :  Dislutkan Kalteng Berkomitmen Layani Kebutuhan Para Nelayan

Lumban Gaol juga menyinggung bahwa penertiban yang pernah dilakukan dulu bersifat musiman dan tidak berkelanjutan.

“Pernah ada razia di salah satu SPBU, tapi itu muncul karena setoran para pelaku macet, bukan karena penegakan hukum yang konsisten,” tambahnya.

Politisi dari Dapil I Kotim ini mendesak Pemkab Kotim, Pertamina, dan aparat kepolisian agar segera menindaklanjuti laporan masyarakat serta menertibkan oknum-oknum yang mempermainkan distribusi BBM bersubsidi.

“Kami minta langkah tegas dan nyata, bukan hanya imbauan. Masyarakat, terutama para sopir angkutan, harus bisa bekerja dengan tenang tanpa tekanan dan pungli,” pungkasnya.(nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Proyek Jalan Bajarau–Parenggean Senilai Rp3 Miliar Mandek, DPRD Kotim Desak Pemkab Beri Kejelasan
Ketua DPRD Kotim Desak Pemkab Percepat Sosialisasi Penyesuaian TPP ASN: Cegah Isu Negatif dan Salah Persepsi
Semangat Sumpah Pemuda Harus Jadi Penggerak Perubahan dan Persatuan Bangsa
Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, DPRD Kotim Apresiasi Langkah Koperasi Merah Putih Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan
DPRD Desak Pemkab Gandeng Swasta Buka Layanan Penyeberangan Mobil di Pulau Hanaut
Dorong Ekowisata Pulau Hanibung, Hj. Mariani Salurkan Pokir untuk Pengadaan Tiga Perahu Wisata
DPRD Kotim Minta Pengawasan ODGJ Diperketat, Jangan Tunggu Ada Korban Lagi
RAPBD Kotim 2026 Disepakati Rp1,967 Triliun, DPRD Tegaskan Fokus pada Program Prioritas dan Efisiensi Anggaran
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:18 WIB

Proyek Jalan Bajarau–Parenggean Senilai Rp3 Miliar Mandek, DPRD Kotim Desak Pemkab Beri Kejelasan

Selasa, 28 Oktober 2025 - 16:04 WIB

Ketua DPRD Kotim Desak Pemkab Percepat Sosialisasi Penyesuaian TPP ASN: Cegah Isu Negatif dan Salah Persepsi

Selasa, 28 Oktober 2025 - 12:02 WIB

Semangat Sumpah Pemuda Harus Jadi Penggerak Perubahan dan Persatuan Bangsa

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:23 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, DPRD Kotim Apresiasi Langkah Koperasi Merah Putih Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:10 WIB

DPRD Desak Pemkab Gandeng Swasta Buka Layanan Penyeberangan Mobil di Pulau Hanaut

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB