Pembangunan Koperasi Desa Dorong Ekonomi Rakyat dan Kemandirian Usaha

- Publisher

Jumat, 17 Oktober 2025 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HADIRI : Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kotim, Akhyannor, saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Desa Tahun 2025 yang digelar di Desa Eka Bahurui, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Jumat (17/10/2025).

HADIRI : Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kotim, Akhyannor, saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Desa Tahun 2025 yang digelar di Desa Eka Bahurui, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Jumat (17/10/2025).

SAMPIT – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Akhyannor, menghadiri kegiatan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Tahun 2025 yang dilaksanakan serentak secara virtual oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Jumat (17/10/2025).

Acara tersebut digelar di Desa Eka Bahurui, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, dan diikuti oleh jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, Tokoh masyarakat, serta perwakilan pelaku koperasi dan UMKM setempat.

Menurut Akhyannor, pembangunan koperasi desa ini menjadi langkah penting dalam memperkuat pondasi ekonomi kerakyatan di tingkat akar rumput. Ia menilai, koperasi memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat desa mengembangkan usaha kecil serta memperluas akses terhadap pembiayaan dan pasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah pusat sudah tepat menjadikan koperasi desa sebagai salah satu program prioritas nasional. Ini adalah bentuk nyata upaya membangkitkan ekonomi masyarakat dari bawah, agar desa bisa mandiri dan tidak terlalu bergantung pada bantuan,” ujar Akhyannor, Senin (20/10).

Baca Juga :  Gubernur Agustiar Sambut Kajati Baru, Tegaskan Sinergi Penegakan Hukum dan Pembangunan Berkeadilan

Ia menjelaskan, koperasi desa diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai wadah simpan pinjam, tetapi juga sebagai pusat kegiatan ekonomi produktif masyarakat. Melalui model koperasi modern, warga desa dapat mengelola potensi lokal, seperti pertanian, perikanan, atau kerajinan, secara lebih profesional.

“Dengan adanya koperasi yang kuat dan dikelola secara transparan, masyarakat bisa menikmati hasil dari potensi desanya sendiri. Ini akan menciptakan efek berganda bagi kesejahteraan warga,” tambah politisi Partai Gerindra ini.

Akhyannor juga mendorong agar pemerintah daerah, khususnya dinas terkait, memberikan pendampingan dan pelatihan manajemen koperasi bagi pengurus di tingkat desa. Ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar koperasi tidak sekadar berdiri, tetapi benar-benar berfungsi optimal.

Baca Juga :  DPRD Kotim Hadiri Acara Pemilihan Duta Museum Sampit

“Jangan sampai koperasi hanya jadi papan nama. Harus ada pembinaan berkelanjutan dari pemerintah, termasuk pelatihan pengelolaan keuangan dan pemasaran. Dengan begitu, koperasi bisa tumbuh sehat dan berdaya saing,” tegasnya.

Ia pun berharap, keberadaan Koperasi Desa Merah Putih di Kotim dapat menjadi model percontohan bagi desa-desa lainnya. Selain memperkuat ekonomi, koperasi juga bisa menjadi wadah kebersamaan warga dalam membangun kemandirian desa.

“Semangat gotong royong harus menjadi ruh utama koperasi. Kalau pengelolaannya transparan dan partisipatif, koperasi akan menjadi tulang punggung ekonomi rakyat,” pungkasnya.(nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Proyek Jalan Bajarau–Parenggean Senilai Rp3 Miliar Mandek, DPRD Kotim Desak Pemkab Beri Kejelasan
Ketua DPRD Kotim Desak Pemkab Percepat Sosialisasi Penyesuaian TPP ASN: Cegah Isu Negatif dan Salah Persepsi
Semangat Sumpah Pemuda Harus Jadi Penggerak Perubahan dan Persatuan Bangsa
Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, DPRD Kotim Apresiasi Langkah Koperasi Merah Putih Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan
DPRD Desak Pemkab Gandeng Swasta Buka Layanan Penyeberangan Mobil di Pulau Hanaut
Dorong Ekowisata Pulau Hanibung, Hj. Mariani Salurkan Pokir untuk Pengadaan Tiga Perahu Wisata
DPRD Kotim Minta Pengawasan ODGJ Diperketat, Jangan Tunggu Ada Korban Lagi
RAPBD Kotim 2026 Disepakati Rp1,967 Triliun, DPRD Tegaskan Fokus pada Program Prioritas dan Efisiensi Anggaran
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:18 WIB

Proyek Jalan Bajarau–Parenggean Senilai Rp3 Miliar Mandek, DPRD Kotim Desak Pemkab Beri Kejelasan

Selasa, 28 Oktober 2025 - 16:04 WIB

Ketua DPRD Kotim Desak Pemkab Percepat Sosialisasi Penyesuaian TPP ASN: Cegah Isu Negatif dan Salah Persepsi

Selasa, 28 Oktober 2025 - 12:02 WIB

Semangat Sumpah Pemuda Harus Jadi Penggerak Perubahan dan Persatuan Bangsa

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:23 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, DPRD Kotim Apresiasi Langkah Koperasi Merah Putih Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:10 WIB

DPRD Desak Pemkab Gandeng Swasta Buka Layanan Penyeberangan Mobil di Pulau Hanaut

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB