DPRD Kotim Soroti Lemahnya Implementasi Perda Budaya: Produk Lokal Masih Terpinggirkan

- Publisher

Senin, 13 Oktober 2025 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IST/Foto Dadang Siswanto

IST/Foto Dadang Siswanto

SAMPIT – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyoroti lemahnya pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Budaya Daerah, yang dinilai belum memberi dampak nyata terhadap pengembangan ekonomi kreatif lokal.

Ketua Komisi III DPRD Kotim, Dadang Siswanto, mengatakan bahwa hingga kini banyak instansi pemerintah, termasuk organisasi perangkat daerah (OPD), belum sepenuhnya menerapkan nilai-nilai budaya lokal dalam aktivitas mereka.

“Hal sederhana saja, misalnya dari sisi konsumsi kegiatan di OPD. Kudapan atau makanan yang disajikan masih jarang mencerminkan identitas budaya lokal. Padahal, Kotim memiliki banyak kuliner khas, mulai dari kue tradisional, minuman, hingga makanan berat yang bisa menjadi ciri daerah kita,” ujar Dadang, Senin (13/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan itu disampaikan menyusul aspirasi Komunitas Kotim Creative Network yang meminta dukungan pemerintah daerah untuk mengembangkan sektor ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.

Baca Juga :  Plt Kadisdik Reza Prabowo: Pemprov Dorong Era Modern Pembelajaran dengan Sistem Digitalisasi

Dadang menegaskan, DPRD sebenarnya telah lebih dulu memberikan dukungan melalui penyusunan Perda Budaya Daerah, yang bertujuan melestarikan serta mengembangkan seni, bahasa, kuliner, pakaian adat, hingga kerajinan khas Kotim. Namun, implementasi aturan tersebut dinilai masih jauh dari harapan.

“Perda ini sudah kita buat dua tahun lalu. Tapi kalau kita lihat di lapangan, produk lokal belum banyak digunakan, baik di kantor OPD maupun lembaga lain,” katanya.

Sebagai contoh, lanjut Dadang, potensi rotan Kotim yang dikenal sebagai salah satu terbesar di Kalimantan Tengah belum dimanfaatkan secara optimal.

“Kotim ini terkenal dengan produksi rotannya. Tapi coba lihat, adakah meja, kursi, atau hiasan dari rotan di kantor-kantor pemerintah, termasuk kantor bupati? Hampir tidak ada. Ini kan ironis,” kritiknya.

Baca Juga :  Wagub Kalteng Terima LHP Kinerja dan Kepatuhan Semester II 2024: Keseriusan Perbaikan Kelola Pemerintahan

Menurutnya, kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara potensi besar daerah dan lemahnya realisasi kebijakan. Padahal, perda tersebut diharapkan menjadi landasan kuat dalam memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus memperkokoh identitas budaya Kotim.

“Kita tidak ingin perda hanya menjadi pajangan di rak atau dinding kantor. Ini harus dijalankan dengan nyata. Pemerintah daerah perlu menunjukkan komitmen dengan tindakan konkret,” tegasnya.

Dadang pun mendesak Pemkab Kotim agar segera mengaktualisasikan pelaksanaan Perda Budaya Daerah dengan melibatkan para pelaku ekonomi kreatif, komunitas seni, dan UMKM lokal.

“Kami berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti perda ini. Mari kita maksimalkan pelestarian budaya sekaligus dorong ekonomi rakyat. Jangan tunggu lagi, laksanakan,” pungkasnya.(nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Proyek Jalan Bajarau–Parenggean Senilai Rp3 Miliar Mandek, DPRD Kotim Desak Pemkab Beri Kejelasan
Ketua DPRD Kotim Desak Pemkab Percepat Sosialisasi Penyesuaian TPP ASN: Cegah Isu Negatif dan Salah Persepsi
Semangat Sumpah Pemuda Harus Jadi Penggerak Perubahan dan Persatuan Bangsa
Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, DPRD Kotim Apresiasi Langkah Koperasi Merah Putih Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan
DPRD Desak Pemkab Gandeng Swasta Buka Layanan Penyeberangan Mobil di Pulau Hanaut
Dorong Ekowisata Pulau Hanibung, Hj. Mariani Salurkan Pokir untuk Pengadaan Tiga Perahu Wisata
DPRD Kotim Minta Pengawasan ODGJ Diperketat, Jangan Tunggu Ada Korban Lagi
RAPBD Kotim 2026 Disepakati Rp1,967 Triliun, DPRD Tegaskan Fokus pada Program Prioritas dan Efisiensi Anggaran
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:18 WIB

Proyek Jalan Bajarau–Parenggean Senilai Rp3 Miliar Mandek, DPRD Kotim Desak Pemkab Beri Kejelasan

Selasa, 28 Oktober 2025 - 16:04 WIB

Ketua DPRD Kotim Desak Pemkab Percepat Sosialisasi Penyesuaian TPP ASN: Cegah Isu Negatif dan Salah Persepsi

Selasa, 28 Oktober 2025 - 12:02 WIB

Semangat Sumpah Pemuda Harus Jadi Penggerak Perubahan dan Persatuan Bangsa

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:23 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, DPRD Kotim Apresiasi Langkah Koperasi Merah Putih Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:10 WIB

DPRD Desak Pemkab Gandeng Swasta Buka Layanan Penyeberangan Mobil di Pulau Hanaut

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB