DPRD Kotim Serukan Pemberantasan Narkoba Lebih Tegas Karena Sentuh Generasi Muda

- Publisher

Kamis, 9 Oktober 2025 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Anggota DPRD Kotim, Padamean Gultom

FOTO: Anggota DPRD Kotim, Padamean Gultom

SAMPIT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur menyerukan agar pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum lebih serius dalam memberantas penyalahgunaan narkoba di daerah ini. Pasalnya, narkoba diduga telah menyentuh kalangan muda dan dikhawatirkan akan merusak generasi muda.

Anggota DPRD Kotim, Padamean Gultom menilai, kondisi penyalahgunaan narkotika dan zat berbahaya, termasuk kebiasaan menghirup lem di kalangan anak muda, sudah sangat mengkhawatirkan untuk generasi muda.

“Ini masalah besar, dan sangat ngeri. Saya miris melihat langsung di lapangan, banyak anak-anak yang sudah terpapar, bahkan ada yang ngelem. Ini awal dari kehancuran masa depan mereka,” ujar Gultom dengan nada prihatin, Kamis 9 Oktober 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, dengan kuasa dan perangkat pemerintah yang sudah lengkap, mestinya penanganan kasus narkoba bisa dilakukan dengan lebih tegas dan terukur.

Ia menyebut, aparat penegak hukum seperti kepolisian dan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) sudah memiliki dasar hukum dan kewenangan kuat untuk menindak, tinggal kemauan dan keseriusannya yang harus ditingkatkan.

Baca Juga :  Edarkan Barang Haram 2 Sekawan Dibekuk Polisi di Sampit

“Kalau pemerintah mau, sangat mudah. Kuasa itu sudah ada. Tinggal dilakukan dengan sungguh-sungguh, jangan setengah hati. Karena ini bukan persoalan kecil, tapi sudah menyentuh masa depan generasi kita,” katanya

Politisi Nasdem ini mengungkapkan, saat berkunjung ke lapangan, ia menyaksikan langsung bagaimana anak-anak muda di beberapa titik di Sampit sudah kecanduan zat berbahaya, terutama lem dan minuman oplosan. Fenomena ini, menurutnya, menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.

“Saya lihat sendiri, mereka bilang, “Jangan ganggu kami, Om”. Ini bikin hati miris. Mereka mabuk, ngelem, dan kehilangan arah. Kalau ini dibiarkan, bagaimana nasib Kotim ke depan?” lanjutnya.

Ia juga menyoroti minimnya fasilitas rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba di Kotim. Banyak warga, kata dia, kesulitan mencari tempat rehabilitasi yang terjangkau dan mudah diakses.

Baca Juga :  Pemerintah Jangan Berikan Izin Perluasan Lahan Bagi PBS

“Di sini belum ada tempat rehab yang memadai. Kalau mau, harus ke Palangka Raya. Ini perlu perhatian pemerintah, supaya ada pusat rehabilitasi di daerah sendiri,” tegasnya.

Dia menegaskan, semua pihak, baik pemerintah, DPRD, aparat, maupun masyarakat harus bersatu dalam langkah nyata untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba. Ia bahkan mengaku, dalam keluarganya sendiri ada yang pernah terpapar, sehingga tahu betul betapa sulitnya proses pemulihan.

“Saya tahu rasanya, karena ada warga saya juga pernah terpapar. Tidak mudah untuk pulih. Karena itu, saya ingin semua pihak benar-benar serius mencari jalan keluar,” imbuhnya.

Dari kasus ini, ia berharap program pencegahan dan pembinaan terhadap generasi muda diperkuat kembali melalui sekolah, kegiatan keagamaan, dan komunitas lokal.

“Kita harus turun tangan semua. Jangan tunggu parah baru bertindak. Ini tanggung jawab bersama untuk menyelamatkan masa depan anak-anak kita,” tandasnya.

Berita Terkait

Proyek Jalan Bajarau–Parenggean Senilai Rp3 Miliar Mandek, DPRD Kotim Desak Pemkab Beri Kejelasan
Ketua DPRD Kotim Desak Pemkab Percepat Sosialisasi Penyesuaian TPP ASN: Cegah Isu Negatif dan Salah Persepsi
Semangat Sumpah Pemuda Harus Jadi Penggerak Perubahan dan Persatuan Bangsa
Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, DPRD Kotim Apresiasi Langkah Koperasi Merah Putih Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan
DPRD Desak Pemkab Gandeng Swasta Buka Layanan Penyeberangan Mobil di Pulau Hanaut
Dorong Ekowisata Pulau Hanibung, Hj. Mariani Salurkan Pokir untuk Pengadaan Tiga Perahu Wisata
DPRD Kotim Minta Pengawasan ODGJ Diperketat, Jangan Tunggu Ada Korban Lagi
RAPBD Kotim 2026 Disepakati Rp1,967 Triliun, DPRD Tegaskan Fokus pada Program Prioritas dan Efisiensi Anggaran
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:18 WIB

Proyek Jalan Bajarau–Parenggean Senilai Rp3 Miliar Mandek, DPRD Kotim Desak Pemkab Beri Kejelasan

Selasa, 28 Oktober 2025 - 16:04 WIB

Ketua DPRD Kotim Desak Pemkab Percepat Sosialisasi Penyesuaian TPP ASN: Cegah Isu Negatif dan Salah Persepsi

Selasa, 28 Oktober 2025 - 12:02 WIB

Semangat Sumpah Pemuda Harus Jadi Penggerak Perubahan dan Persatuan Bangsa

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:23 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, DPRD Kotim Apresiasi Langkah Koperasi Merah Putih Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:10 WIB

DPRD Desak Pemkab Gandeng Swasta Buka Layanan Penyeberangan Mobil di Pulau Hanaut

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB