Gubernur Kalteng Sebut Koperasi Merah Putih Dorong Kemandirian Ekonomi Pedesaan

- Publisher

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO BERSAMA : Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Pangan, Zulkifli Hasan saat foto bersama usai rapat koordinasi di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur, pada Kamis (22/5).(IST)

FOTO BERSAMA : Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Pangan, Zulkifli Hasan saat foto bersama usai rapat koordinasi di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur, pada Kamis (22/5).(IST)

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Rapat Koordinasi Pemerintahan Desa sekaligus melaunching percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai bagian dari pelaksanaan program ASTA CITA Presiden Prabowo Subianto, khususnya agenda pemerataan pembangunan dari desa untuk mengentaskan kemiskinan. Acara ini berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur, pada Kamis (22/5).

Kegiatan tersebut turut diisi dengan simbolisasi penyerahan SK pendirian koperasi tingkat desa dan kelurahan serta dialog bersama pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam pembentukan Koperasi Merah Putih.

Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, menegaskan bahwa koperasi ini akan menjadi pilar utama dalam menggerakkan roda perekonomian pedesaan. Seluruh unsur pemerintahan daerah – mulai dari bupati, camat, kepala desa hingga aparat keamanan – diajak berkolaborasi dalam mensukseskan inisiatif ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sepenuhnya mendukung langkah Presiden Prabowo dalam mewujudkan swasembada pangan dan penguatan ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Merah Putih. Ini bukan sekadar koperasi, tapi kendaraan untuk mewujudkan desa mandiri dan rakyat yang sejahtera,” ujar Agustiar.

Baca Juga :  HIPMI Jepang dan APCASI Jajaki Kerja Sama Strategis Pengembangan Cangkang Sawit di Expo Osaka 2025

Hingga 21 Mei 2025, data menunjukkan progres signifikan: dari 1.576 desa dan kelurahan di Kalteng, 659 wilayah telah mendapatkan sosialisasi, 268 telah menggelar musyawarah pembentukan, 218 dalam tahap pengurusan legalitas melalui notaris, 68 siap menjalani uji coba sistem pendaftaran daring, dan 4 koperasi sudah resmi memiliki badan hukum.

Gubernur menambahkan bahwa Pemerintah Daerah akan terus mempercepat pembentukan koperasi tersebut di seluruh wilayah. Namun demikian, ia juga mendorong pemerintah pusat untuk menyediakan dukungan berkelanjutan, termasuk modal usaha, pelatihan SDM, dan penguatan jaringan pemasaran.

“Koperasi ini bukan hanya sebagai wadah ekonomi, tetapi juga harus menjawab kebutuhan masyarakat lokal, termasuk pengelolaan sumber daya alam seperti hutan adat. Kami ingin koperasi ini turut menjadi bagian dari solusi pelestarian lingkungan,” katanya.

Ia juga menyampaikan aspirasi daerah untuk dimasukkan dalam Program Strategis Nasional, seperti pembangunan Bendungan Muara Juloi di Murung Raya, perbaikan infrastruktur Pelabuhan Batanjung di Kapuas, dan pengembangan Kawasan Industri Pantai Lunci di Sukamara.

Baca Juga :  Menhan dan Satgas PKH Sita Lokasi Tambang di Murung Raya, Pemprov Kalteng Tegaskan Dukung Penegakan Hukum

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Pangan, Zulkifli Hasan, yang turut hadir dalam acara ini, menekankan bahwa ketahanan pangan merupakan prioritas utama pemerintahan Presiden Prabowo.

“Presiden berkomitmen agar kebutuhan pangan lebih dari 280 juta penduduk terpenuhi. Tahun lalu kita masih impor beras 3,8 juta ton, tapi sekarang stok nasional di Bulog sudah mencapai angka tersebut. Artinya, kita sudah berada di jalur swasembada,” ungkapnya.

Zulkifli juga menjelaskan bahwa Koperasi Merah Putih nantinya wajib memiliki fasilitas penyimpanan kebutuhan pokok, distribusi pupuk, dan pangkalan gas LPG.

“Kalau belum bisa bangun baru, manfaatkan fasilitas koperasi yang ada. Yang penting, koperasi ini bisa jadi pusat distribusi logistik rakyat,” jelasnya.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Edy Pratowo, anggota DPR RI Muhammad Syauqie, jajaran Forkopimda, para kepala daerah, pejabat kementerian dan instansi vertikal, serta sejumlah tokoh masyarakat. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Abdul Hamid Dorong PDPKPNU Cetak Kader NU yang Aktif Bangun Lamandau
Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terbaru