JEPANG – Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jepang, Teddy Modesto Situmorang, bersama Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Cangkang Sawit Indonesia (APCASI), Dikki Akhmar, tengah menjajaki kerja sama strategis dalam pengembangan industri cangkang kelapa sawit dan produk turunannya.
Langkah ini dilakukan di sela kegiatan Indonesian Plantations Fund World Expo Osaka 2025, yang menjadi ajang internasional untuk mempromosikan potensi besar sektor perkebunan Indonesia di pasar global.
Menurut Teddy Modesto Situmorang, kerja sama ini menjadi peluang penting untuk memperluas pasar ekspor komoditas turunan sawit, khususnya cangkang kelapa sawit yang memiliki nilai ekonomi tinggi sebagai bahan bakar biomassa ramah lingkungan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami ingin menjadikan Expo Osaka sebagai pintu masuk kolaborasi bisnis yang lebih luas antara pengusaha Indonesia dan mitra di Jepang. Cangkang sawit memiliki potensi besar untuk industri energi terbarukan,” ujar Teddy, Kamis (9/10/2025).
Sementara itu, Ketua Umum APCASI Dikki Akhmar menegaskan bahwa penjajakan ini juga diarahkan untuk memperkuat rantai pasok dan peningkatan nilai tambah produk turunan sawit Indonesia agar mampu bersaing di pasar global.
“Kami melihat Jepang sebagai mitra strategis dalam pengembangan energi bersih. Melalui kerja sama ini, kami ingin memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam suplai cangkang sawit dunia,” jelas Dikki.
Selain menjajaki kolaborasi investasi, kedua pihak juga membuka peluang kerja sama teknologi pengolahan cangkang sawit menjadi produk energi berkelanjutan, seperti pelet biomassa dan bahan bakar alternatif industri.
“Sinergi antara HIPMI Jepang dan APCASI diharapkan dapat mempercepat adopsi teknologi hijau sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku usaha di sektor perkebunan,” tambah Teddy.
Kegiatan World Expo Osaka 2025 menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperkenalkan potensi sektor kelapa sawit yang berkelanjutan, serta memperluas jejaring bisnis internasional di bidang energi terbarukan.(nr/sekaltengcom)








