Menhan dan Satgas PKH Sita Lokasi Tambang di Murung Raya, Pemprov Kalteng Tegaskan Dukung Penegakan Hukum

- Publisher

Selasa, 7 April 2026 - 23:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERIMA KUNJUNGAN : Gubernur Kalteng H.Agustiar Sabran saat menerima kunjungan Menhan RI ke Kabupaten Murung Raya, Selasa (7/4/2026).

TERIMA KUNJUNGAN : Gubernur Kalteng H.Agustiar Sabran saat menerima kunjungan Menhan RI ke Kabupaten Murung Raya, Selasa (7/4/2026).

PALANGKA RAYA – Menteri Pertahanan (Menhan) bersama Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (7/4/2026), sebagai bagian dari langkah pemerintah pusat memperkuat penegakan hukum di sektor kehutanan dan pertambangan.

Rombongan tiba di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya sekitar pukul 09.30 WIB dan sempat singgah di VIP Room sebelum melanjutkan perjalanan menuju Murung Raya untuk menjalankan agenda lapangan.

Kunjungan tersebut difokuskan pada upaya penertiban kawasan hutan dan pengawasan terhadap aktivitas pemanfaatan sumber daya alam. Pemerintah pusat juga menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola sektor kehutanan dan pertambangan melalui sinergi lintas kementerian serta aparat penegak hukum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tersebut. Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan pihaknya menghormati seluruh proses yang dijalankan pemerintah pusat, termasuk dalam aspek perizinan.

“Persoalan perizinan merupakan kewenangan pemerintah pusat. Kami menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan beserta setiap keputusan yang nantinya diambil pemerintah pusat,” ujar Agustiar.

Baca Juga :  Dislutkan Kalteng Dorong Pokmaswas Proaktif Mengawasi Sumber Daya Kelautan dan Perikanan

Sementara itu, Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah, Hendri Hanafi, mengungkapkan perkembangan sejumlah penanganan perkara yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam.

Menurutnya, perkara dugaan tindak pidana zirkon telah memasuki tahap kedua dan segera dinyatakan lengkap sehingga siap dilimpahkan ke pengadilan.

“Kalau tidak salah sudah tahap dua. Dalam waktu dekat akan dinyatakan lengkap sehingga perkara tersebut siap disidangkan,” katanya.

Terkait penyelidikan perkara di KPU Kotawaringin Timur, Hendri mengatakan penyidik masih fokus melengkapi alat bukti sebelum menetapkan tersangka.

“Kami masih mengumpulkan dan melengkapi alat bukti. Mudah-mudahan dalam waktu dekat penyidik dapat menyimpulkan apakah sudah terpenuhi minimal dua alat bukti untuk penetapan tersangka,” jelasnya.

Ia memastikan setiap pihak yang terbukti terlibat akan dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Pada waktunya nanti, siapa pun yang terlibat tentu akan dimintai pertanggungjawaban,” tegas Hendri.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Kotim Desak Desa Jadi Garda Terdepan Perangi Narkoba

Mengenai agenda Satgas PKH di Murung Raya, Hendri menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari operasi penindakan terpadu pemerintah pusat.

“Sesuai agenda yang kami terima, hari ini dilakukan penyitaan terhadap lokasi tambang beserta prasarana yang digunakan dalam aktivitas pertambangan. Namun, rilis resmi tetap akan disampaikan oleh pemerintah pusat,” ujarnya.

Ia berharap langkah tersebut mampu memperkuat pengawasan terhadap pemanfaatan sumber daya alam sekaligus mencegah terjadinya penyalahgunaan kewenangan dalam pengelolaan kawasan hutan dan pertambangan.

Pemprov Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat serta aparat penegak hukum dalam mewujudkan tata kelola sumber daya alam yang transparan, akuntabel, berkelanjutan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Kunjungan kerja Menhan bersama Satgas PKH ini menjadi momentum penting memperkuat koordinasi lintas sektor dalam memastikan pengelolaan sumber daya alam di Kalimantan Tengah berlangsung sesuai peraturan perundang-undangan, sekaligus memperkokoh upaya penegakan hukum di daerah.(nr)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru