SAMPIT – Kehadiran Tim Satuan Tugas Garuda ke Provinsi Kalimantan Tengah diyakini tidak hanya melakukan pengecekan dan penertiban investasi di lokasi kawasan hutan di Kalimantan Tengah.
Selain pemasangan plang penyitaan, Tim Satuan Tugas Garuda juga memeriksa dan melakukan pemanggilan perusahaan Kelapa Sawit di Kalteng. Tim Satgas Garuda melakukan pemanggilan dan memeriksa dipusatkan di Kejaksaan Negeri Kotim.
Informasi yang dihimpun di Kantor Kejaksaan Negeri Kotim, hari ini terlihat management perusahaan tampak hadir memenuhi panggilan Tim Satuan Tugas Garuda.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tidak hanya PBS di Kotim hari ini ada yang dari Seruyan, Lamandau, Kobar bahkan dari Gunung Mas,” kata sumber yang tidak mau disebutkan namanya.
Sebelumnya, Sekretaris Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Cabang Kalteng Rawing Rambang, saat diminta komentarnya oleh awak media, mengatakan turunnya Tim Satgas Garuda ke kebun sawit terindikasi masuk kawasan hutan.
“Kami justru menyambut baik Tim Satgas datang ke Kalteng. Kami yakin dan percaya bahwa Tim Garuda ini akan bekerja secara profesional, transparant dan bisa dipertanggungjawabkan,” katanya.
Menurut mantan Kepala Dinas Perkebunan Pemprov Kalteng itu, Tim Satgas Garuda yang telah dibentuk oleh Pemerintahan Prabowo Subianto.
“Kami mengharapkan kehadiran Tim Satuan Tugas PKH membuat iklim yang kondusif bagi pengembangan kelapa sawit di tingkat nasional, khususnya Kalteng,” pungkasnya. (bh/sekaltengcom)








