PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo membacakan amanat Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni, saat memimpin Upacara Peringatan HUT Polisi Kehutanan ke-58 Lingkup Wilayah Prov. Kalteng Tahun 2025. Senin, 20 Januari 2025.
Menteri Kehutanan RI mengapresiasi setinggi- tingginya kepada seluruh jajajaran Polhut atas segala dharma bhaktinya dalam menjaga kelestarian ekosistem, Sumberdaya Alam Hutan dan keanekaragaman hayati.
“Jerih payah, kerja keras sepenuh hati seluruh kawan-kawan di lapangan, itu semua adalah dedikasi pengabdian kepada Nusa dan Bangsa,” kata Wagub di Halaman Kantor Dinas Kehutanan Prov. Kalteng
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lanjutnya, tugas Polhut dalam melindungi hutan dan penanggulangan tindak kejahatan kehutanan tidaklah mudah, berbagai risiko mengancam sumberdaya alam hutan hingga keselamatan.
Contoh Kejahatan terhadap ekosistem sumber daya alam hutan seperti pembalakan liar, Penambangan Tanpa Ijin (PETI), perambahan hutan, perburuan dan perdagangan Tumbuhan dan Satwa (TSL) yang dilindungi merupakan kejahatan yang sangat serius.
“Ini akan berdampak nyata pada sendi-sendi kehidupan, baik dimensi ekologis, sosial budaya, maupun dimensi ekonomi berupa potential loss pendapatan negara,” tambahnya.
Menurut hasil laporan penanganan tindak kejahatan kehutanan dari para Polhut dan Penyidik, Operasi-operasi pembalakan liar, perdagangan TSL dilindungi, serta perambahan kawasan hutan telah dilakukan sebanyak 2.171 kali operasi pengamanan sejak 2015 – 2024. Dari jumlah tersebut sebanyak 1.462 berkas kasus dinyatakan lengkap (P-21).
“Angka-angka ini memberikan tantangan untuk memformulasikan upaya perlindungan hutan dan pengendalian kejahatan kehutanan dapat dilakukan secara lebih efektif. Mengingat pengamanan teritori kawasan hutan tidak hanya mencakup pengawasan fisik, tetapi juga mengintegrasikan strategi pre-emtif, preventif, dan represif,” terangnya.
Melalui tema HUT “BHAKTI WIRAWANA – WANA WIBAWA”, Menteri Kehutanan RI mengajak seluruh Polhut tanah air untuk semangat dalam menjaga kelestarian ekosistem sumberdaya alam hutan demi kesejahteraan Bangsa Indonesia.
“Mari kita terus hayati peran dan tugas melalui aksi- aksi nyata mewujudkan pengelolaan hutan yang lestari sekaligus perlindungan ekosistem sumberdaya alam demi Masa Depan Bumi Indonesia yang lebih baik”, tutup Edy Pratowo.
Turut hadir upacara ini, Plt. Sekda Kalimantan Tengah Katma F. Dirun, Unsur Forkopimda Prov. Kalteng, Kepala Dinas Kehutanan Prov. Kalteng Agustan Saining, Rimbawan, Manggala Agni serta jajaran Polisi Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah. (dcc/sekaltengcom)








