Guru Diminta Agar Lebih Inovatif dalam Pembelajaran

- Publisher

Minggu, 4 Agustus 2024 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

guru di Kotim ikuti Bimtek Inovasi Pembelajaran yang digelar Disdik setempat.(IST)

guru di Kotim ikuti Bimtek Inovasi Pembelajaran yang digelar Disdik setempat.(IST)

SAMPIT – Kepala Dinas Pendidikan Kotim Muhammad Irfansyah mendorong para guru agar lebih inovatif dalam pembelajaran sesuai dengan Kurikulum Merdeka Belajar (KMB).

Menurut Irfansyah, hal itu bisa dicapai setelah guru mengikuti Bimtek yang bertujuan untuk membantu para guru memahami dan menerapkan metode pembelajaran inovatif di sekolah. “Kami berharap adanya bimtek para guru dapat berinovasi dan tidak hanya bergantung pada buku teks, melainkan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber pembelajaran,” ungkap Irfansyah di Sampit.

Kurikulum Merdeka Belajar dirancang untuk menggali potensi guru, sekolah, dan peserta didik dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan. “Inovasi dalam pembelajaran adalah kunci untuk mengoptimalkan potensi yang ada. Kami ingin agar guru dapat berkreasi dan tidak hanya mengikuti proses birokrasi pendidikan yang ada,” tambahnya.

Suyoso, Kepala SMPN 1 Sampit menyebutkan bahwa hampir 90 persen peserta bimtek telah beradaptasi dengan KMB. Namun, beberapa guru masih memerlukan pendampingan berkelanjutan dalam penulisan karya ilmiah dan implementasi inovasi pembelajaran.

“Para guru perlu terus memperkuat wawasan mereka tentang penulisan karya ilmiah dan praktik baik dalam pembelajaran,” kata Suyoso.

Dalam penerapan KMB, guru diharapkan menguasai beberapa aspek, seperti pembuatan laporan praktik pembelajaran inovatif, pelaporan best practice, dan pengembangan media pembelajaran berbasis digital. Pendampingan langsung diperlukan untuk memastikan guru dapat memenuhi semua kriteria tersebut.

Baca Juga :  Willy M Yosef Cabut Gugatan Di MK, Agustiar dan Edy Gubernur Terpilih

Susanti, Kasi Bidang Ketenagaan, PAUD, dan PNF sekaligus panitia bimtek, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 51 guru dari Sekolah Dasar (SD) di sekitar Kota Sampit, termasuk Kecamatan Baamang, Mentawa Baru Ketapang, Seranau, dan Kota Besi. “Kami berharap tahun depan kegiatan ini dapat melibatkan lebih banyak peserta dari TK, SD, hingga SMP untuk meningkatkan kompetensi guru dalam inovasi pembelajaran,” tutup Susanti.

Berita Terkait

Sambut HUT RI Ke-81, Kapolsubsektor Telaga Antang Bantu Tuntaskan Pembangunan Masjid Al-Jami di Tumbang Boloi
Kapolsubsektor Telaga Antang Bantu Renovasi Masjid Nurhasanah di Desa Tukang Langit
Koperasi Produsen Makarti Jaya Kantongi Legalitas Kemenkumham, Yudik Sulardi Tegaskan Kepengurusan Sah Sesuai AD/ART
Yudik Tegaskan Terpilih Sesuai AD/ART, Minta Semua Pihak Hormati Hasil Pemilihan Koperasi Makarti Jaya
Yudik Sulardi Terpilih Pimpin Koperasi Produsen Makarti Jaya Periode 2026–2031
Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim
Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim
Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Sambut HUT RI Ke-81, Kapolsubsektor Telaga Antang Bantu Tuntaskan Pembangunan Masjid Al-Jami di Tumbang Boloi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:33 WIB

Kapolsubsektor Telaga Antang Bantu Renovasi Masjid Nurhasanah di Desa Tukang Langit

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:14 WIB

Koperasi Produsen Makarti Jaya Kantongi Legalitas Kemenkumham, Yudik Sulardi Tegaskan Kepengurusan Sah Sesuai AD/ART

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:29 WIB

Yudik Tegaskan Terpilih Sesuai AD/ART, Minta Semua Pihak Hormati Hasil Pemilihan Koperasi Makarti Jaya

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:34 WIB

Yudik Sulardi Terpilih Pimpin Koperasi Produsen Makarti Jaya Periode 2026–2031

Berita Terbaru