Kotim Kekurangan Guru Penggerak

- Publisher

Rabu, 7 Agustus 2024 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kaabid GTK Disdik Kotim Edie Sucipto berikan paparan dalam kegiatan sinkronisasi data pendidik dan kependidikan.(IST)

Kaabid GTK Disdik Kotim Edie Sucipto berikan paparan dalam kegiatan sinkronisasi data pendidik dan kependidikan.(IST)

SAMPIT – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur, M Irfansyah melalui Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Edie Sucipto mengatakan, di wilayah setempat masih kekurangan guru penggerak untuk jenjang TK, SD, dan SMP.

“Karena setiap angkatan itu kan bergabung semua jenjang. Baik TK, SD, SMP, dan SMA. Sampai sekarang, Guru Penggerak angkatan ke-11, jumlah keseluruhan tidak sampai 100 orang,” ujarnya, Rabu, 7 Agustus 2024.

Padahal, dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 40 Tahun 2021, untuk bisa menjadi kepala sekolah di antara syaratnya adalah sertifikat pendidik dan sertifikat guru penggerak.

Edie menyebutkan, setiap angkatan rata-rata terdapat 34 orang Guru Penggerak. Bahkan, pada angkatan ke-9, dari 34 orang tersebut 32 orangnya berasal dari jenjang SMA. Sedangkan pada jenjang SD dan SMP, masing-masing hanya menghasilkan 1 guru penggerak.

“Nah, yang SMA ini kan bukan ranah kami untuk mengangkat mereka menjadi kepala sekolah. Tetapi, ranah Pemerintah Provinsi. Sedangkan di ranah kabupaten, kami mengharapkan Guru Penggerak dari jenjang TK, SD, dan SMP,” tutur Edie.

Adapun, dia menyampaikan hal tersebut usai menggelar kegiatan Sinkronisasi Jumlah Data Pendidik dan Kependidikan serta Penguatan Pengelolaan Kinerja Kepala Sekolah dan Guru melalui Platform Merdeka Mengajar (PMM).

Baca Juga :  Pembangunan RTH di Bundaran Besar, Dinas PUPR Kalteng: InsyaAllah Selesai Tahun Ini

Kegiatan yang digelar di salah satu hotel berbintang di Jalan Jenderal Sudirman Sampit itu diikuti 91 orang kepala sekolah dari 4 kecamatan yang meliputi, Mentawa Baru Ketapang, Baamang, Seranau, dan Kota Besi. Kegiatan ini dibuka langsung oleh M Irfansyah.

“Seperti kata Bapak Kepala Dinas Pendidikan Kotim, sasaran kegiatan ini ialah kita ingin data-data jumlah tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang ada di tempat kita ini valid, benar, dan tepat sasaran,” demikian Edie Sucipto.

Berita Terkait

Sambut HUT RI Ke-81, Kapolsubsektor Telaga Antang Bantu Tuntaskan Pembangunan Masjid Al-Jami di Tumbang Boloi
Kapolsubsektor Telaga Antang Bantu Renovasi Masjid Nurhasanah di Desa Tukang Langit
Koperasi Produsen Makarti Jaya Kantongi Legalitas Kemenkumham, Yudik Sulardi Tegaskan Kepengurusan Sah Sesuai AD/ART
Yudik Tegaskan Terpilih Sesuai AD/ART, Minta Semua Pihak Hormati Hasil Pemilihan Koperasi Makarti Jaya
Yudik Sulardi Terpilih Pimpin Koperasi Produsen Makarti Jaya Periode 2026–2031
Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim
Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim
Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Sambut HUT RI Ke-81, Kapolsubsektor Telaga Antang Bantu Tuntaskan Pembangunan Masjid Al-Jami di Tumbang Boloi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:33 WIB

Kapolsubsektor Telaga Antang Bantu Renovasi Masjid Nurhasanah di Desa Tukang Langit

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:14 WIB

Koperasi Produsen Makarti Jaya Kantongi Legalitas Kemenkumham, Yudik Sulardi Tegaskan Kepengurusan Sah Sesuai AD/ART

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:29 WIB

Yudik Tegaskan Terpilih Sesuai AD/ART, Minta Semua Pihak Hormati Hasil Pemilihan Koperasi Makarti Jaya

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:34 WIB

Yudik Sulardi Terpilih Pimpin Koperasi Produsen Makarti Jaya Periode 2026–2031

Berita Terbaru