Penerimaan CASN Sistem Online Harus Dipersiapkan Perangkat Penunjangnya

- Publisher

Kamis, 12 September 2024 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Anggota DPRD Kotim SP Lumban Gaol. (IST)

FOTO: Anggota DPRD Kotim SP Lumban Gaol. (IST)

SAMPIT – Penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) pada tahun 2024 ini menggunakan sistem online termasuk dalam seleksi penerimaannya. Proses pendaftarannya dilakukan di web Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) dengan URL di https://sscasn.bkn.go.id/.

 

Terkait hal ini, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) SP Lumban Gaol mengingatkan pihak terkait seleksi itu di daerah khususnya Kotim, untuk mempersiapkan segala perangkat penunjang seleksi itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Seperti perangkat kelistrikan, internet hingga komputer. Karena fasilitas itu sangat mempengaruhi kelancaran CPNS di daerah kita, dengan harapan banyak putra putri asal Kotim dapat diterima,” ucap  Lumban Gaol, Kamis 12 September 2024.

 

Dalam seleksi ASN nanti,  Badan Kepegawaian Negara (BKN) menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Bahkan untuk memberikan pemahaman sistem seleksi ini, BKN  mengadakan Simulasi Online CAT untuk persiapan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2024.

Baca Juga :  Pemanfaatan Tanah Adat Harus Melalui Legalitas Hukum Adat

 

Simulasi CAT BKN ini merupakan aplikasi yang dirancang secara khusus menyerupai aplikasi CAT pada saat ujian. Dengan adanya simulasi CAT BKN, agar peserta menjadi terbiasa dan familiar dengan aplikasi CAT pada saat pelaksanaan ujian CAT SKD CPNS 2024.

 

Dengan sistem baru ini, Lumban Gaol berharap, jangan sampai pada saat pelaksanaa justru terjadi kendala teknis. Karena banyak orang yang bergantung pada pelaksanaan CPNS ini, tentu itu  untuk keberlanjutan hidup dan karir mereka.

 

“Seleksi CPNS ini merupakan momentum yang banyak ditunggu oleh masyarakat. Terutama mereka lulusan sarjana yang memiliki kompetensi,”ucapnya.

 

Tingginya animo pendaftar pada penerimaan calon ASN ini, membuktikan di Kotim memiliki banyak pencari kerja. Hal itu menurutnya lantaran masih terbentuknya stigma, bahwa lulusan sarjana harus menjadi PNS.

Baca Juga :  Dana Transfer Anjlok, DPRD Kotim Dorong Kebijakan Pusat yang Lebih Berkeadilan

 

“Saya lihat stigma masih terbentuk harus jadi ASN. Padahal tidak semua sarjana itu dianggap sukses ketika jadi ASN. Saya tegaskan keingginan menjadi abdi negara itu dilatarbelakangi dengan semangat berbakti pada nusa dan bangsa,”ucapnya.

 

Menurutnya, semangat menjadi ASN sejatinya adalah siap menjadi pelayan masyarakat. Apabila semangat bukan menjadi pelayan bagi masyarakat, maka hendaknya tes menjadi PNS tidak perlu coba-coba.

 

Dalam pengabdian sebagai ASN, Lumban Gaol menyarankan agar para sarjana mempunyai semangat untuk pembangunan desa. Sebab, desa saat ini masih minim sumber daya manusia yang mumpuni di pelosok daerah.

 

“Terutama untuk mengelola dana desa. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasa hingga tatacara pelaporan pengguna dana desa,” tutupnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Proyek Jalan Bajarau–Parenggean Senilai Rp3 Miliar Mandek, DPRD Kotim Desak Pemkab Beri Kejelasan
Ketua DPRD Kotim Desak Pemkab Percepat Sosialisasi Penyesuaian TPP ASN: Cegah Isu Negatif dan Salah Persepsi
Semangat Sumpah Pemuda Harus Jadi Penggerak Perubahan dan Persatuan Bangsa
Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, DPRD Kotim Apresiasi Langkah Koperasi Merah Putih Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan
DPRD Desak Pemkab Gandeng Swasta Buka Layanan Penyeberangan Mobil di Pulau Hanaut
Dorong Ekowisata Pulau Hanibung, Hj. Mariani Salurkan Pokir untuk Pengadaan Tiga Perahu Wisata
DPRD Kotim Minta Pengawasan ODGJ Diperketat, Jangan Tunggu Ada Korban Lagi
RAPBD Kotim 2026 Disepakati Rp1,967 Triliun, DPRD Tegaskan Fokus pada Program Prioritas dan Efisiensi Anggaran
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:18 WIB

Proyek Jalan Bajarau–Parenggean Senilai Rp3 Miliar Mandek, DPRD Kotim Desak Pemkab Beri Kejelasan

Selasa, 28 Oktober 2025 - 16:04 WIB

Ketua DPRD Kotim Desak Pemkab Percepat Sosialisasi Penyesuaian TPP ASN: Cegah Isu Negatif dan Salah Persepsi

Selasa, 28 Oktober 2025 - 12:02 WIB

Semangat Sumpah Pemuda Harus Jadi Penggerak Perubahan dan Persatuan Bangsa

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:23 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, DPRD Kotim Apresiasi Langkah Koperasi Merah Putih Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:10 WIB

DPRD Desak Pemkab Gandeng Swasta Buka Layanan Penyeberangan Mobil di Pulau Hanaut

Berita Terbaru