DPRD Kotim Apresiasi Bantuan Air Bersih di Wilayah Selatan

- Publisher

Selasa, 10 September 2024 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Rudianur. (IST)

FOTO: Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Rudianur. (IST)

SAMPIT – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) H. Rudianur, mengapresiasi bantuan pemerintah di daerah pemilihannya, wilayah Selatan, berupa sambungan rumah air bersih tepatnya di kecamatan Mentaya Hilir Selatan (MHS).

 

Diketahui setiap musim kemarau wilayah selatan ini selalu kekurangan air bersih. Sehingga biasanya harus menyuplai dari Kota Sampit untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari yang memakan perjalanan cukup jauh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Air bersih inikan kebutuhan dasar jadi sangat diperlukan bagi kehidupan manusia secara berkelanjutan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” kata Rudianur.

Baca Juga :  DPRD Kotim Desak Pemerintah Bentuk Balai Sertifikasi TKI di Kalteng

 

Maka, untuk memenuhi kebutuhan dasar tersebut kata Rudianur, diperlukan sistem penyediaan air bersih yang berkualitas, sehat, efisien, efektif, terintegrasi dengan sektor-sektor lainnya sehingga masyarakat dapat hidup sehat dan produktif.

 

“Wilayah selatan Kotim, seperti Samuda sering mengalami masalah kekurangan air bersih karena intrusi air laut atau masuknya air laut ke daratan yang berubah air sungai dan air bawah tanah menjadi asin,” jelasnya.

 

Kondisi alam yang seperti ini, memang tepat menurut Rudianur, kalau dilakukan pemasangan sambungan rumah air bersih, dan pemasangan ini diharapkan dapat mengatasi masalah tersebut.

Baca Juga :  DPRD Kotim Desak Pemkab Gali Potensi Ekonomi Sungai Mentaya Jadi Sumber Baru PAD

 

Diinformasikan, pada 2023, melalui APBD, telah dibangun 310 sambungan rumah di wilayah selatan, khususnya di Desa Sei ljum Raya dan Desa Parebok.

 

Bupati Kotim Halikinnor menyampaikan, pemerintah berkomitmen untuk melakukan pergantian jaringan pipa dan meteran untuk 220 sambungan rumah pada tahun 2024.

 

Pada tahun 2025 akan dilakukan pembangunan sambungan rumah tambahan di wilayah pinggir sungai serta untuk fasilitas-fasilitas seperti tempat peletangan ikan dan pabrik es.

Berita Terkait

BTT Karhutla Diminta Dipercepat, Keselamatan Petugas Jadi Sorotan
Proyek Jalan Bajarau–Parenggean Senilai Rp3 Miliar Mandek, DPRD Kotim Desak Pemkab Beri Kejelasan
Ketua DPRD Kotim Desak Pemkab Percepat Sosialisasi Penyesuaian TPP ASN: Cegah Isu Negatif dan Salah Persepsi
Semangat Sumpah Pemuda Harus Jadi Penggerak Perubahan dan Persatuan Bangsa
Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, DPRD Kotim Apresiasi Langkah Koperasi Merah Putih Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan
DPRD Desak Pemkab Gandeng Swasta Buka Layanan Penyeberangan Mobil di Pulau Hanaut
Dorong Ekowisata Pulau Hanibung, Hj. Mariani Salurkan Pokir untuk Pengadaan Tiga Perahu Wisata
DPRD Kotim Minta Pengawasan ODGJ Diperketat, Jangan Tunggu Ada Korban Lagi
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BTT Karhutla Diminta Dipercepat, Keselamatan Petugas Jadi Sorotan

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:18 WIB

Proyek Jalan Bajarau–Parenggean Senilai Rp3 Miliar Mandek, DPRD Kotim Desak Pemkab Beri Kejelasan

Selasa, 28 Oktober 2025 - 16:04 WIB

Ketua DPRD Kotim Desak Pemkab Percepat Sosialisasi Penyesuaian TPP ASN: Cegah Isu Negatif dan Salah Persepsi

Selasa, 28 Oktober 2025 - 12:02 WIB

Semangat Sumpah Pemuda Harus Jadi Penggerak Perubahan dan Persatuan Bangsa

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:23 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, DPRD Kotim Apresiasi Langkah Koperasi Merah Putih Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan

Berita Terbaru