NANGA BULIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau kembali melanjutkan program pemberian seragam sekolah gratis bagi siswa baru jenjang SD dan SMP sederajat pada tahun ajaran 2026. Kebijakan ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya saat kebutuhan pendidikan meningkat menjelang dimulainya tahun ajaran baru.
Untuk merealisasikan program tersebut, Pemkab Lamandau mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,7 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Bantuan itu akan disalurkan kepada peserta didik baru di sekolah-sekolah yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Lamandau.
Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menegaskan bahwa biaya perlengkapan sekolah masih menjadi salah satu pengeluaran yang cukup membebani banyak keluarga. Karena itu, pemerintah daerah terus menghadirkan program yang dapat membantu masyarakat agar anak-anak tetap memperoleh akses pendidikan tanpa terkendala persoalan biaya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap sektor pendidikan tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan seragam sekolah gratis, tetapi juga lewat program beasiswa yang secara konsisten diberikan setiap tahun kepada para pelajar yang memenuhi kriteria.
“Pendidikan merupakan jalan tercepat untuk keluar dari kemiskinan, karena ilmu membuka kesempatan, dan kesempatan mengubah masa depan,” ujar Rizky.
Program seragam sekolah gratis ini telah memasuki tahun kedua pelaksanaannya. Pada 2025 lalu, Pemkab Lamandau mendistribusikan 2.104 stel seragam bagi siswa SD serta 1.565 stel seragam untuk siswa SMP sederajat yang tersebar di seluruh kecamatan. Melalui program tersebut, pemerintah daerah berharap orang tua tidak lagi terbebani oleh biaya pembelian seragam saat awal masuk sekolah.
“Para siswa diharapkan dapat memulai proses belajar dengan rasa percaya diri yang lebih tinggi, sehingga semakin termotivasi untuk meraih prestasi sejak hari pertama mengikuti kegiatan belajar mengajar,” tutupnya.(nr).








