Dorong Profesionalisme ASN Daerah, Kepala BPSDM Kemendagri Tekankan Tata Kelola Pemerintahan Harus Adaptif dan Transparan

- Publisher

Jumat, 2 Mei 2025 - 22:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMBUTAN : Kepala BPSDM Kemendagri, Sugeng Hariyono saat menyampaikan sambutan
saat menutup kegiatan Diklat Perbendaharaan Keuangan Daerah Angkatan I dan Diklat Perencanaan Penganggaran Perangkat Daerah Angkatan I Tahun 2025 di Jakarta, Jumat (2/5).(IST)

SAMBUTAN : Kepala BPSDM Kemendagri, Sugeng Hariyono saat menyampaikan sambutan saat menutup kegiatan Diklat Perbendaharaan Keuangan Daerah Angkatan I dan Diklat Perencanaan Penganggaran Perangkat Daerah Angkatan I Tahun 2025 di Jakarta, Jumat (2/5).(IST)

JAKARTA – Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Sugeng Hariyono, menegaskan pentingnya penguatan kapasitas dan integritas Aparatur Sipil Negara (ASN) di tingkat daerah guna menghadapi tantangan reformasi birokrasi dan kebutuhan akan tata kelola pemerintahan yang modern serta bertanggung jawab.

Hal ini disampaikannya saat menutup secara resmi kegiatan Diklat Perbendaharaan Keuangan Daerah Angkatan I dan Diklat Perencanaan Penganggaran Perangkat Daerah Angkatan I Tahun 2025 di Golden Boutique Hotel Kemayoran, Jakarta, pada Jumat (2/5).

“Kompetensi ASN tidak boleh stagnan. Tuntutan zaman dan kompleksitas pelayanan publik menuntut ASN yang lincah, berpengetahuan luas, dan bermoral tinggi,” ujar Sugeng.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan bahwa ASN yang andal adalah mereka yang terus mengasah keterampilan teknis dan nilai-nilai etika pelayanan.

Baca Juga :  Lamandau Rintis Sentra Sapi Perah, Boyolali Dipilih untuk Dongkrak Produksi Susu dan Bibit Ternak

Sugeng menyoroti bahwa penguatan kapasitas ASN kini menjadi amanat dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, yang menekankan pentingnya pengembangan kompetensi melalui pelatihan dan pembelajaran berkelanjutan.

Ia mencontohkan peran bendahara daerah sebagai elemen krusial dalam sistem keuangan daerah. “Tugas bendahara bukan sekadar administrasi pencatatan, tetapi penjaga utama transparansi dan kredibilitas fiskal daerah. Ia harus cakap regulasi, melek digital, dan memiliki integritas untuk menolak intervensi yang melanggar hukum,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sugeng menyoroti pentingnya transformasi digital dalam sistem pengelolaan keuangan dan perencanaan daerah. “Dengan dukungan teknologi, tata kelola pemerintahan dapat bergerak ke arah yang lebih transparan, efisien, dan partisipatif,” jelasnya, mengacu pada e-government sebagai motor penggerak pemerintahan digital.

Baca Juga :  Menteri Pendidikan Kunjungi SMK Negeri 3 Palangka Raya, Soroti Inovasi Vokasi dan Perkembangan Digitalisasi

Ia mengingatkan bahwa dasar hukum seperti UU Keuangan Negara, UU Perbendaharaan Negara, hingga Peraturan Pemerintah tentang Pengelolaan Keuangan Daerah menjadi pilar penting dalam menjaga akuntabilitas publik.

“Perencanaan pembangunan bukan hanya tentang penyusunan anggaran. Ini tentang bagaimana kita memetakan masa depan daerah dan menyejahterakan masyarakat secara berkelanjutan,” ucap Sugeng.

Diklat yang diikuti oleh puluhan ASN dari berbagai pemerintah daerah ini bertujuan memperkuat pengelolaan fiskal dan perencanaan pembangunan berbasis kinerja, serta menanamkan semangat etika dan tanggung jawab sosial dalam setiap kebijakan publik.

Sugeng berharap pelatihan ini menjadi titik tolak munculnya birokrat profesional yang bukan hanya menguasai aspek teknis, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai integritas, pelayanan publik, dan inovasi. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Abdul Hamid Dorong PDPKPNU Cetak Kader NU yang Aktif Bangun Lamandau
Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terbaru