PALANGKA RAYA – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) memberikan dukungan penuh kepada Puteri Indonesia yang mewakili Kalteng Ahsan Nadia Ramadhana yang bertolak ke Jakarta untuk membawa dan mengharumkan nama Kalteng ke panggung nasional pada ajang Pemilihan Puteri Indonesia Tahun 2025, Sabtu (12/4).
Sebelum berangkat, Nadia telah melakukan audiensi bersama Gubernur Provinsi Kalteng H. Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo, didampingi oleh Kepala Disbudpar Provinsi Kalteng Adiah Chandra Sari.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kalteng menyampaikan rasa bangga dan dukungannya kepada Puteri Indonesia Kalteng, Ia juga berpesan untuk dapat terus mempromosikan potensi pariwisata dan budaya Kalteng kepada masyarakat luas, serta membawa semangat Isen Mulang dan Huma Betang dalam setiap langkahnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat hari keberangkatannya, Nadia juga melakukan audiensi bersama Ketua TP-PKK Aisyah Thisia Agustiar Sabran yang turut memberikan dukungan dan juga semangat kepada Nadia yang akan berjuang dan mengharumkan nama Kalteng di panggung nasional.
Menanggapi hal tersebut, Nadia mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan yang diterimanya, serta mengharapkan doa dan restu dari seluruh masyarakat Kalteng agar dapat memberikan hasil yang membanggakan.
“Saya juga memohon doa dan restu dari semua pihak agar dapat memberikan yang terbaik dalam ajang Pemilihan Puteri Indonesia 2025 dan dapat mengharumkan nama daerah,” ujarnya.
Sementara Kepala Disbudpar Provinsi Kalteng
Adiah Chandra Sari sangat mendukung keikutsertaan Kalteng pada Pemilihan Puteri Indonesia Tahun 2025 dan menyampaikan harapannya serta menyatakan bahwa ajang ini dapat menjadi momen yang tepat guna mempromosikan destinasi unggulan serta kekayaan budaya yang ada.
“Saya harap Nadia dapat membawa citra Puteri Kalteng yang berbudaya, memiliki wawasan yang luas, mengenali potensi pariwisata serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Saya bangga dan percaya Nadia mampu bersaing di tingkat nasional,” ucap Adiah.
Sebagai informasi, Nadia dijadwalkan mengikuti pra karantina bersama finalis dari provinsi lainnya pada 15 sampai 23 April 2025, serta karantina pada 24 April dan final pada 2 Mei 2025. Sebelum berangkat ia telah menunjukkan kesiapannya mulai dari pemantapan materi advokasi, public speaking, serta pengenalan budaya lokal.
Menurutnya Advokasi yang diusungnya adalah Gerakan #StandForTheTrees, sebuah kampanye pelestarian lingkungan yang berfokus pada Konservasi Hutan, Pelestarian Orang Utan, dan Edukasi Tentang Sistem Agroforestri.
“Melalui Gerakan ini, ia ingin mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya melindungi hutan, satwa liar, dan masa depan planet kita,” Adiah.
Dirinya mengatakan, Keikutsertaan Puteri Indonesia Kalteng 2025 di ajang nasional ini diharapkan mampu menginspirasi generasi muda, khususnya perempuan di Kalteng, untuk terus berkarya dan percaya diri. Tidak hanya membawa nama daerah, tetapi juga mengangkat potensi dan nilai-nilai luhur yang dimiliki Kalteng.
“Keikutsertaan dalam pemilihan Puteri Indonesia ini merupakan momentum penting untuk mengenalkan potensi daerah ke masyarakat luas,” tutupnya. (nr/sekaltengcom)








