Plt Kadiskominfo Kotim Ady Candra Siap Perkuat Konsolidasi dan Pemerataan Akses Informasi di Pelosok Daerah

- Publisher

Rabu, 5 November 2025 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IST/Foto Ady Candra

IST/Foto Ady Candra

SAMPIT – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Ady Candra, menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus memperluas pemerataan akses informasi di seluruh penjuru wilayah Kotim.

Komitmen tersebut disampaikan Candra usai dirinya resmi dilantik sebagai Sekretaris Diskominfo sekaligus Plt Kepala Dinas, pada 31 Oktober 2025 lalu.

Dalam keterangan persnya, Selasa (4/11/2025), Candra menegaskan bahwa langkah awal yang diambil setelah menerima amanah baru ini adalah melakukan pembenahan struktur internal dan memperkuat koordinasi lintas bidang di lingkungan Diskominfo Kotim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Langkah pertama saya adalah melakukan konsolidasi internal. Besok kami akan mengumpulkan para kepala bidang dan staf untuk membahas program yang sudah, sedang, dan belum terlaksana agar arah kerja ke depan lebih fokus dan terukur,” ujar Candra.

Mantan Camat Cempaga ini menilai bahwa kekompakan dan sinergi internal menjadi fondasi utama bagi Diskominfo dalam menjalankan tugas strategis sebagai penyedia informasi publik yang akurat, kredibel, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Selain fokus pada penguatan internal, Candra juga menyoroti pentingnya kemitraan dengan insan pers dan organisasi media sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi publik yang sehat. Ia menilai hubungan harmonis antara pemerintah dan media merupakan pilar penting dalam menjaga transparansi dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah.

Baca Juga :  ASN Dislutkan Sambut Gubernur dan Wagub Kalteng 2025-2030

“Saya ingin bersilaturahmi ke seluruh media, mulai dari PWI sebagai organisasi induk rekan-rekan jurnalis hingga komunitas wartawan lainnya. Karena saya orang baru di Diskominfo, penting bagi saya untuk menjalin komunikasi dengan semua pihak,” katanya.

Candra menegaskan, gaya kepemimpinannya tidak akan kaku dan birokratis. Ia lebih memilih pendekatan komunikatif dan humanis dengan membuka ruang dialog santai namun bermakna bersama insan pers.

“Saya tidak terlalu suka hal yang terlalu protokoler. Yang penting komunikasi lancar. Bisa saja nanti kita berdiskusi sambil ngopi di angkringan, yang penting pembahasannya berbobot dan bermanfaat untuk pembangunan Kotim,” ucapnya tersenyum.

Sebagai wujud nyata dari semangat keterbukaan itu, Candra bahkan telah mengajukan rencana kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim untuk menggelar coffee morning bersama seluruh awak media. Forum ini diharapkan menjadi wadah dialog terbuka dan tukar pikiran konstruktif mengenai dinamika pembangunan daerah.

Baca Juga :  Diskominfosantik Kalteng Gelar Sosialisasi Wujudkan Statistik Sektoral dan Satu Data Indonesia Berkualitas

“Pak Sekda sudah menyetujui dan beliau siap hadir. Tinggal dijadwalkan saja, tapi tidak dalam minggu ini,” ungkapnya menirukan arahan Sekda Kotim.

Selain memperkuat sinergi antarlembaga dan media, Candra juga bertekad menuntaskan masalah kesenjangan digital di sejumlah wilayah Kotim yang masih mengalami blank spot atau minim akses jaringan internet. Menurutnya, ketersediaan infrastruktur digital yang merata merupakan bagian penting dari misi pemerataan pembangunan daerah.

“Masih ada beberapa wilayah di Kotim yang belum terjangkau sinyal internet dengan baik. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami. Saya ingin memastikan semua masyarakat, termasuk di pelosok desa, bisa menikmati akses informasi yang sama,” tegasnya.

Candra optimistis, dengan dukungan penuh dari jajaran Diskominfo, pemerintah daerah, dan rekan-rekan media, pihaknya dapat memperkuat peran Diskominfo sebagai garda depan informasi publik serta memperluas literasi digital di tengah masyarakat.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor agar visi pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat informatif, partisipatif, dan melek digital bisa benar-benar terwujud,” pungkasnya.(nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 101 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru