JAKARTA – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, turut berpartisipasi dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) Tahun 2025 yang berlangsung di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, pada 19–20 Juni 2025.
Rakernas Forsesdasi tahun ini menjadi ajang penting untuk mempererat sinergi dan komunikasi antarpemda dalam menghadapi berbagai tantangan pemerintahan di era transformasi digital dan perubahan regulasi. Forum ini dihadiri oleh ratusan Sekda dari seluruh penjuru nusantara.
Leonard S. Ampung, yang juga menjabat sebagai Kepala Bapperida Kalteng, menyampaikan bahwa pertemuan tahunan ini tidak sekadar forum koordinasi administratif, melainkan momen strategis untuk membangun pemahaman bersama dan merumuskan langkah taktis dalam mempercepat pembangunan daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Rakernas ini menjadi ruang kolaboratif bagi kita semua, tidak hanya untuk berbagi pengalaman dan inovasi kebijakan, tetapi juga menguatkan komitmen bersama dalam pelayanan publik yang berkualitas dan merata,” ungkap Leonard di sela kegiatan, Jumat (20/6/2025).
Dalam diskusi panel dan sidang pleno, sejumlah isu krusial dibahas, mulai dari reformasi manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN), penyelarasan jabatan fungsional, mekanisme mutasi pegawai, hingga usulan perpanjangan usia pensiun ASN. Sorotan juga diarahkan pada penguatan peran PPPK dalam sistem birokrasi yang adaptif dan responsif.
Rakernas ini juga menyoroti program prioritas nasional yang tengah digencarkan pemerintah pusat, seperti penyelenggaraan makan bergizi gratis di sekolah, pembentukan dan pembinaan Koperasi Merah Putih di desa dan kelurahan untuk mendorong ekonomi kerakyatan, serta pengembangan model pendidikan alternatif melalui Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat.
Leonard berharap, hasil Rakernas Forsesdasi ini mampu mempercepat integrasi program-program nasional ke dalam skala lokal, sehingga selaras dengan arah pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Tengah.
“Sinergi lintas daerah dan sektor harus terus dikuatkan agar visi pembangunan Indonesia maju benar-benar dirasakan hingga ke pelosok,” pungkasnya. (nr/sekaltengcom/diskominfosantik)








