Pemprov Kalteng Perketat Pengawasan Bahan Pokok Jelang Bulan Ramadan dan Idul Fitri

- Publisher

Rabu, 5 Februari 2025 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HADIRI : Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalteng Sri Widanarni saat menghadiri Konferensi Pers Berita Resmi Statistik BPS Provinsi Kalteng, Rabu (5/2).(IST)

HADIRI : Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalteng Sri Widanarni saat menghadiri Konferensi Pers Berita Resmi Statistik BPS Provinsi Kalteng, Rabu (5/2).(IST)

PALANGKARAYA- Pemerintah provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) akan memperketat pengawasan menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1446 Hijriah, terhadap bahan pokok guna mengantisi lonjakan inflasi. langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang stabil dan terjangkau di pasaran.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Sri Widanarni mengatakan bahwa tim pengendalian intilasi daerah (TPID) dari tingkat Provinsi, Kabupaten dan kota akan menggelar high level meeting guna menyenergikan berbagai upaya pengendalian harga.

“Kami beserta TPID dalam waktu dekat akan melaksanakan pertemuan tingkat pimpinan untuk mengkoordinasikan dengan para pemangku kepentingan masalah kebutuhan pokok dipasaran, harapannya masyarakat tidak akan mengalami kesulitan dalam memperoleh bahan pokok dengan harga yang wajar selama bulan Ramadan dan Idul Fitri,” katanya usai konferensi pers diruang rapat PBS, Rabu (5/2).

Widanarni mengatakan bahwa pengawasan tidak hanya difokuskan pada komunitas yang saat ini mengalami inflasi seperti Ayam Ras, dan Cabai tapi juga mencakup bahan pokok lainnya seperti beras, telur dan minyak goreng. Pemerintah Provinsi juga akan menggandeng berbagai pihak untuk melakukan langkah-langkah strategis guna menekan potensi kenaikan harga yang signifikan.

“Sejumlah langkah yang diambil antara lain operasi pasar, sidak ke pasar tradisional serta pedagang besar hingga memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar. Kami tidak ingin ada pihak yang melakukan penimbunan terutama minyak goreng yang sering menjadi masalah pengawasan akan dilakukan agar pemasukan tetap stabil dan tidak terjadi lonjakan harga yang merugikan masyarakat,”  tegasnya.

Baca Juga :  Satpol PP dan Dishub Kalteng Pasang Barrier, Tertibkan Pedagang dan Parkir Liar di Kawasan Rujab

Dirinya juga mengatakan Pemerintah Provinsi Kalteng juga akan menggelar pasar murah dan pasar penyimbang sebagai langkah intervensi untuk memastikan kebutuhan pokok tetap dapat diakses oleh masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau.

“Kami juga akan terus berupaya agar masyarakat dapat menjalani ibadah bulan suci Ramadan dengan tenang tanpa perlu khawatir kesulitan mendapatkan bahan pokok dan adanya kenaikan harga,” tutupnya. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru