Menteri Pertanian Kunjungi Kecamatan Dadahup Dorong Swasembada Pangan

- Publisher

Jumat, 22 November 2024 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAMPINGI : Kadis TPHP Provinsi Kalteng Hj. Sunarti saat mendamping Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman kunjungan kerja di Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas. (IST)

DAMPINGI : Kadis TPHP Provinsi Kalteng Hj. Sunarti saat mendamping Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman kunjungan kerja di Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas. (IST)

KUALA KAPUAS – Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Hj. Sunarti, mendampingi Menteri Pertanian Republik Indonesia, H. Andi Amran Sulaiman, dalam kunjungan kerja ke lahan cetak sawah di Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, Jumat (22/11).

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau progres cetak sawah sebagai bagian dari program swasembada pangan nasional sekaligus memberikan motivasi kepada petani dan generasi muda yang tergabung dalam Brigade Pangan. 

Dalam kesempatan ini, Menteri Pertanian secara simbolis menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), benih, serta sarana produksi kepada kelompok Brigade Pangan. Setiap kelompok yang terdiri dari 15 anggota ini mendapat bantuan alat dan mesin pertanian senilai Rp 3 miliar untuk mengelola lahan minimal 200 hektar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pendapatan mereka minimal Rp10 juta, bahkan lebih jika bekerja dengan tekun,” ungkap Amran.

Ia juga mengapresiasi perbankan yang langsung memberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 100 juta per kelompok guna mendukung pembelian bahan bakar dan operasional alat pertanian. Dirinya juga menekankan pentingnya sinergi antarinstansi untuk merealisasikan swasembada pangan dalam waktu empat tahun, sesuai arahan Presiden RI.

Baca Juga :  Workshop Deep Learning Bekali Guru Kotim dengan Strategi Pembelajaran Inovatif

“Ada polisi, ada kejaksaan, ada TNI, semua terlibat dan ada fungsinya, karena negara ini milik kita bersama, kita bergerak di bidang masing-masing. Manakala terjadi darurat pangan, iklim ekstrem seperti sekarang lanina dan el nino, TNI-Polri, Mendagri, Menteri Pertahanan, itu wajib turun tangan, dan itu instruksi Presiden. Kalau pangan bermasalah maka negara bermasalah, karena ketahanan pangan itu identik dengan ketahanan negara,” tutur Amran.

Ia juga mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk bergabung dalam Brigade Pangan. dan siapapun yang mau terlibat langsung menjadi Brigade, boleh. Semua generasi boleh ikut, generasi milenial, generasi Z, dan yang usianya 60 hingga 70 tahun yang semangatnya masih milenial juga boleh ikut.

“Mari kita bergandengan tangan, tujuan kita satu mencapai negara yang adil dan makmur, serta memanfaatkan tanah air untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia. Mudah-mudahan ke depan ini bisa lebih maju lagi dan bisa lebih banyak pemuda lagi yang ikut. Sekarang yang mendaftar ada 23.000, dan kita terima secara bertahap,” ujar Amran

Disampaikan pula, Kementerian Pertanian berkomitmen menyediakan sarana pertanian, sementara Kementerian Pekerjaan Umum akan menangani pengelolaan air untuk mendukung keberhasilan program ini.

Baca Juga :  Bupati Seruyan Saksikan MoU Kebun Plasma 20 Persen, Warga Tiga Desa Dapat Peluang Tingkatkan Ekonomi

“Mari kita wujudkan cita-cita bersama menuju Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera,” harapnya. 

Sementara Kepala Dinas TPHP Hj. Sunarti, mengungkapkan bahwa sinergi lintas sektor yang melibatkan pemerintah pusat, daerah, TNI, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya akan menjadi kunci keberhasilan dalam merealisasikan swasembada pangan berkelanjutan.

“Kami siap mendukung apa yang menjadi arahan Presiden RI dan Menteri Pertanian termasuk dalam upaya mempercepat pencapaian swasembada pangan melalui program cetak sawah dan Brigade Pangan,” ucapnya.

Dukungan lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat hingga daerah, serta partisipasi aktif masyarakat melalui program seperti Brigade Pangan, menjadi fondasi kuat untuk menghadapi tantangan ketahanan pangan di masa depan.

“Dengan sinergi yang kokoh ini, diharapkan potensi besar sektor pertanian Indonesia dapat dimaksimalkan demi kesejahteraan rakyat dan kedaulatan pangan yang berkelanjutan,” tutupnya.

Turut hadir dalam kunjungan ini yaitu Pj. Bupati  Kabupaten Kapuas H. Darliansjah, Ditektur Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Andi Nur Alamsyah, Plt. Dirjen Lahan dan Irigasi Kementerian Pertanian Husnain, Komandan Korem (Danrem) 102/Pjg Iwan Rosandriyanto, Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Kalteng Rakhmad Setyadi, dan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Kalteng M. Sunarto.

Berita Terkait

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Abdul Hamid Dorong PDPKPNU Cetak Kader NU yang Aktif Bangun Lamandau
Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terbaru