KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten Seruyan terus mendorong kemitraan antara perusahaan perkebunan dan masyarakat. Salah satunya melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama Program Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat Sekitar (FPKMS) 20 persen antara PT Rim Capital dan koperasi dari Desa Benua Usang, Desa Paren, serta Desa Sembuluh II, Kecamatan Danau Sembuluh.
Penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Seruyan, Kuala Pembuang, Sabtu (7/3/2026).
Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kemitraan antara perusahaan perkebunan dengan masyarakat sekitar, khususnya dalam pengembangan kebun plasma yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga desa di sekitar wilayah operasional perusahaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua I DPRD Seruyan Harsandi, Kapolres Seruyan, Perwira Penghubung, perwakilan Kejaksaan, jajaran Pemerintah Kabupaten Seruyan, pihak perusahaan, serta pengurus koperasi dari tiga desa penerima manfaat program.
Dalam sambutannya, Bupati Ahmad Selanorwanda menyampaikan apresiasi kepada PT Rim Capital yang telah menunjukkan komitmen dalam merealisasikan kewajiban pembangunan kebun masyarakat sekitar sebesar 20 persen.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk nyata tanggung jawab perusahaan sekaligus wujud sinergi antara dunia usaha dan masyarakat dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah.
“Pemerintah Kabupaten Seruyan menyambut baik dan memberikan apresiasi atas komitmen PT Rim Capital dalam merealisasikan program FPKMS 20 persen sebagai bagian dari kewajiban perusahaan dalam pembangunan kebun masyarakat sekitar,” ujar Bupati Ahmad Selanorwanda.
Ia menegaskan bahwa program kebun plasma memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, terutama bagi warga yang berada di sekitar kawasan perkebunan kelapa sawit.
Melalui skema ini, masyarakat yang tergabung dalam koperasi dapat memiliki sekaligus mengelola kebun plasma yang terintegrasi dengan perusahaan inti sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
“Dengan adanya program ini, masyarakat yang tergabung dalam koperasi di Desa Benua Usang, Paren, dan Sembuluh II diharapkan memperoleh manfaat ekonomi yang berkelanjutan dari pengelolaan kebun plasma,” kata Ahmad Selanorwanda.
Bupati juga mengingatkan agar pengurus koperasi mampu menjalankan organisasi secara profesional, transparan, dan akuntabel. Ia menekankan pentingnya tata kelola koperasi yang sehat agar program kebun plasma dapat berjalan optimal serta memberi manfaat bagi seluruh anggota.
“Saya berharap koperasi ini dikelola dengan baik, terbuka, dan bertanggung jawab. Jangan sampai muncul konflik internal seperti yang pernah terjadi pada koperasi lain. Semua harus berjalan sesuai aturan,” tegasnya.
Selain itu, ia menilai hubungan kemitraan yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah, khususnya di sektor perkebunan.
Menurutnya, pembangunan tidak dapat berjalan sendiri tanpa adanya sinergi antara tiga pilar utama, yaitu pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
“Pemerintah menciptakan tata kelola yang baik, dunia usaha menghadirkan investasi dan membuka lapangan kerja, sementara masyarakat menjadi pelaku pembangunan. Ketiganya harus berjalan bersama agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara optimal,” jelas Ahmad Selanorwanda.
Sementara itu, Manager Plasma PT Rim Capital, Walid Aris Gani, mengatakan perusahaan telah berkomitmen sejak 2016 untuk merealisasikan pembangunan kebun plasma bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Ia menyebutkan hingga saat ini perusahaan telah memenuhi bahkan melampaui kewajiban pembangunan kebun plasma sebesar 20 persen.
“Alhamdulillah, kewajiban pembangunan kebun plasma 20 persen sudah kami penuhi, bahkan lebih. Kami berharap keberadaan kebun plasma ini semakin mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat di Desa Benua Usang, Paren, dan Sembuluh II,” ujarnya.
Walid juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Seruyan yang telah memfasilitasi proses kemitraan tersebut sehingga dapat berjalan dengan baik.
Di sisi lain, Ketua Koperasi Unggul Jaya Sejahtera Desa Paren, Mulyono, menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya program kebun plasma yang telah lama dinantikan masyarakat desa.
Menurutnya, kepastian dari perusahaan terkait program tersebut memberikan harapan baru bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf ekonomi keluarga.
“Alhamdulillah hari ini ada kepastian dari perusahaan. Program kebun plasma 20 persen ini benar-benar memberi harapan baru bagi masyarakat. Kami berharap kerja sama ini terus berjalan lebih baik ke depannya,” ungkapnya.
Melalui kerja sama ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap program FPKMS dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.(nr).








