Bupati Seruyan Saksikan MoU Kebun Plasma 20 Persen, Warga Tiga Desa Dapat Peluang Tingkatkan Ekonomi

- Publisher

Sabtu, 7 Maret 2026 - 22:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENANDATANGANAN: Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda usai melakuka MoU Perjanjian Kerja Sama penerima manfaat Program FPKMS 20 persen di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Seruyan, Kuala Pembuang, Sabtu (7/3/2026).

PENANDATANGANAN: Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda usai melakuka MoU Perjanjian Kerja Sama penerima manfaat Program FPKMS 20 persen di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Seruyan, Kuala Pembuang, Sabtu (7/3/2026).

KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten Seruyan terus mendorong kemitraan antara perusahaan perkebunan dan masyarakat. Salah satunya melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama Program Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat Sekitar (FPKMS) 20 persen antara PT Rim Capital dan koperasi dari Desa Benua Usang, Desa Paren, serta Desa Sembuluh II, Kecamatan Danau Sembuluh.

Penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Seruyan, Kuala Pembuang, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kemitraan antara perusahaan perkebunan dengan masyarakat sekitar, khususnya dalam pengembangan kebun plasma yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga desa di sekitar wilayah operasional perusahaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua I DPRD Seruyan Harsandi, Kapolres Seruyan, Perwira Penghubung, perwakilan Kejaksaan, jajaran Pemerintah Kabupaten Seruyan, pihak perusahaan, serta pengurus koperasi dari tiga desa penerima manfaat program.

Dalam sambutannya, Bupati Ahmad Selanorwanda menyampaikan apresiasi kepada PT Rim Capital yang telah menunjukkan komitmen dalam merealisasikan kewajiban pembangunan kebun masyarakat sekitar sebesar 20 persen.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk nyata tanggung jawab perusahaan sekaligus wujud sinergi antara dunia usaha dan masyarakat dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah.

“Pemerintah Kabupaten Seruyan menyambut baik dan memberikan apresiasi atas komitmen PT Rim Capital dalam merealisasikan program FPKMS 20 persen sebagai bagian dari kewajiban perusahaan dalam pembangunan kebun masyarakat sekitar,” ujar Bupati Ahmad Selanorwanda.

Baca Juga :  Diskusi Bersama Jurnalis, Gubernur Kalteng: Car Free Night Pelestarian Kearifan Lokal dan Minat Hiburan Masyarakat

Ia menegaskan bahwa program kebun plasma memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, terutama bagi warga yang berada di sekitar kawasan perkebunan kelapa sawit.

Melalui skema ini, masyarakat yang tergabung dalam koperasi dapat memiliki sekaligus mengelola kebun plasma yang terintegrasi dengan perusahaan inti sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

“Dengan adanya program ini, masyarakat yang tergabung dalam koperasi di Desa Benua Usang, Paren, dan Sembuluh II diharapkan memperoleh manfaat ekonomi yang berkelanjutan dari pengelolaan kebun plasma,” kata Ahmad Selanorwanda.

Bupati juga mengingatkan agar pengurus koperasi mampu menjalankan organisasi secara profesional, transparan, dan akuntabel. Ia menekankan pentingnya tata kelola koperasi yang sehat agar program kebun plasma dapat berjalan optimal serta memberi manfaat bagi seluruh anggota.

“Saya berharap koperasi ini dikelola dengan baik, terbuka, dan bertanggung jawab. Jangan sampai muncul konflik internal seperti yang pernah terjadi pada koperasi lain. Semua harus berjalan sesuai aturan,” tegasnya.

Selain itu, ia menilai hubungan kemitraan yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah, khususnya di sektor perkebunan.

Menurutnya, pembangunan tidak dapat berjalan sendiri tanpa adanya sinergi antara tiga pilar utama, yaitu pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

“Pemerintah menciptakan tata kelola yang baik, dunia usaha menghadirkan investasi dan membuka lapangan kerja, sementara masyarakat menjadi pelaku pembangunan. Ketiganya harus berjalan bersama agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara optimal,” jelas Ahmad Selanorwanda.

Baca Juga :  Gubernur Agustiar Tinjau RSUD Doris Sylvanus, Tegaskan Prioritas Pemerataan Layanan Kesehatan

Sementara itu, Manager Plasma PT Rim Capital, Walid Aris Gani, mengatakan perusahaan telah berkomitmen sejak 2016 untuk merealisasikan pembangunan kebun plasma bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Ia menyebutkan hingga saat ini perusahaan telah memenuhi bahkan melampaui kewajiban pembangunan kebun plasma sebesar 20 persen.

“Alhamdulillah, kewajiban pembangunan kebun plasma 20 persen sudah kami penuhi, bahkan lebih. Kami berharap keberadaan kebun plasma ini semakin mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat di Desa Benua Usang, Paren, dan Sembuluh II,” ujarnya.

Walid juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Seruyan yang telah memfasilitasi proses kemitraan tersebut sehingga dapat berjalan dengan baik.

Di sisi lain, Ketua Koperasi Unggul Jaya Sejahtera Desa Paren, Mulyono, menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya program kebun plasma yang telah lama dinantikan masyarakat desa.

Menurutnya, kepastian dari perusahaan terkait program tersebut memberikan harapan baru bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf ekonomi keluarga.

“Alhamdulillah hari ini ada kepastian dari perusahaan. Program kebun plasma 20 persen ini benar-benar memberi harapan baru bagi masyarakat. Kami berharap kerja sama ini terus berjalan lebih baik ke depannya,” ungkapnya.

Melalui kerja sama ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap program FPKMS dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.(nr).

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru