Mensos Syaifullah Yusuf Sosialisasikan Program Sekolah Rakyat, Harap Kesiapan Kalteng Dukung Penyiapan Lahan

- Publisher

Selasa, 15 April 2025 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MENTERI SOSIAL - Bersama Gubernur Kalteng, Wakil Gubernur dan Unsur Forkopimda serta Bupati/Wali Kota se-kalimatan Tengah.(IST)

MENTERI SOSIAL - Bersama Gubernur Kalteng, Wakil Gubernur dan Unsur Forkopimda serta Bupati/Wali Kota se-kalimatan Tengah.(IST)

PALANGKA RAYA – Menteri Sosial Syaifullah Yusuf memberikan sosialisasi Sekolah Rakyat bagi pilar sosial Kalimantan Tengah. Program ini merupakan gagasan Presiden RI Prabowo Subianto dengan cita-cita memberikan akses rakyat yang tidak mampu untuk tetap bisa mengecap pendidikan.

Sekolah Rakyat memiliki visi mencetak agen perubahan pada setiap keluarga miskin melalui pendidikan berkualitas guna memutus transmisi kemiskinan. Aula Jayang Tingang pada Selasa, 15 April 2025.

“Sekolah Rakyat memiliki misi memberikan pendidikan berkualitas untuk siap menempuh pendidikan lanjutan, menanamkan pola pikir pantang menyerah dan gigih dalam meraih masa depan, menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan cinta tanah air, serta menguatkan rasa percaya diri berkarakter dan berbudi pekerti luhur,” papar Menteri.

Syaifullah menyebutkan, hal yang diajarkan di dalam Sekolah Rakyat yaitu pendidikan formal dengan kurikulum nasional, pendidikan karakter yaitu kepemimpinan, keterampilan/vokasional, nasionalisme, keagamaan. Sedangkan outputnya Sekolah Rakyat menargetkan lulusan cerdas intelektual, bermental tangguh dan berkarakter kuat.

“Siapa yang disasar dalam Sekolah Rakyat? Yaitu mereka anak dari keluarga miskin ekstrem dan miskin desil 1 dan 2, mereka yang lolos seleksi, dan mereka yang mendapatkan izin orang tua untuk tinggal di asrama,” kata Syaifullah.

Lebih lanjut dijelaskan, Sekolah Rakyat dibangun untuk tahun pembelajaran 2025/2026 dengan target 200 sekolah rakyat.

“Tiap sekolah harus mampu menampung 1000 siswa, dengan luasan lahan sekolah 5-10 hektare,”

Baca Juga :  BPBD Kalteng Latih Sembilan Regu MPA Kab. Kapuas, Tingkatkan Kapasitas Penanganan Karhutla

Sedangkan Kriteria calon peserta didik yaitu anak dari keluarga miskin atau miskin ekstern di desil 1 dan 2; Anak putus sekolah atau beresiko putus sekolah SD SMP atau SMA; Memiliki motivasi tinggi untuk belajar dan orang tua atau wali mendukung pendidikan; Anak sehat jasmani dan rohani.

Dari segi pengadaan guru sekolah rakyat, didapatkan dari penugasan guru ASN, penugasan P3K (penempatan penuh waktu) penugasan guru P3K (paruh waktu) serta seleksi dari lulusan PPG calon guru.

“Diharapkan Gubernur mendukung program sekolah rakyat di wilayah provinsi dengan penyiapan lahan perizinan dan penyiapan guru, serta tenaga pendidik untuk optimalisasi pelaksanaan pementasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem,” tuturnya. (dcc/sekaltengcom)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru