Shrimp Estate Berkah Merupakan Langkah Nyata Pemprov Kalteng Dorong Kemandirian Ekonomi Pesisir

- Publisher

Minggu, 8 Juni 2025 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUNJUNGI : Asisten Ekbang Herson B. Aden beserta rombongan saat mengunjungi kawasan tambak udang shrimp estate berkah desa sei raja, Minggu (8/6).(IST)

KUNJUNGI : Asisten Ekbang Herson B. Aden beserta rombongan saat mengunjungi kawasan tambak udang shrimp estate berkah desa sei raja, Minggu (8/6).(IST)

SUKAMARA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus menggencarkan pengembangan Shrimp Estate, sebuah proyek unggulan di sektor perikanan budidaya yang dirancang untuk memperkuat ekonomi daerah serta membuka peluang usaha bagi masyarakat pesisir. Inisiatif ini bermula dari gagasan Gubernur sebelumnya, H. Sugianto Sabran, dan kini diperluas cakupannya di bawah kepemimpinan Gubernur H. Agustiar Sabran.

Program ini menjadi bagian integral dari roadmap pembangunan daerah dalam visi Huma Betang 2025–2030, yang fokus pada pemanfaatan sumber daya alam secara optimal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pengembangan kawasan tambak udang ini juga sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam mempercepat industrialisasi dan hilirisasi sektor perikanan.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) yang hadir mewakili Gubernur menekankan pentingnya pengelolaan yang profesional dan berorientasi bisnis. Ia menyarankan agar pengelolaan Shrimp Estate ke depan tidak hanya bergantung pada skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), namun juga dikaji kemungkinan alih kelola ke Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar dapat dikelola secara lebih kompetitif dan berkelanjutan.

“Gubernur ingin agar program ini tidak sekadar menjadi proyek percontohan, tetapi menjadi model investasi yang mampu menyumbang PAD secara signifikan dan menjadi motor penggerak ekonomi wilayah pesisir,” ujar Herson dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Herson berharap agar Shrimp Estate dapat menjadi pionir dalam pengembangan industri perikanan modern, tidak hanya untuk wilayah Sukamara, namun juga bagi kabupaten/kota lain di Kalimantan Tengah. Proyek ini diharapkan mampu memperluas dampak ekonomi positif bagi masyarakat lokal, baik dalam bentuk lapangan kerja maupun peningkatan kesejahteraan nelayan dan pembudidaya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah, Sri Widanarni, menegaskan bahwa program ini merupakan salah satu prioritas pembangunan sektor kelautan. Kawasan budidaya dikelola melalui BLUD UPT Perikanan Budidaya Air Payau dan Laut (PBAPL) Sei Raja, yang telah menghasilkan udang berkualitas tinggi dengan potensi ekspor yang menjanjikan.

Baca Juga :  Perusahaan Yang Menerapkan K3 Dan Zero Accident Mendapatkan Penghargaan Dari Gubernur Kalteng

“Pasar internasional menjadi target jangka panjang kami. Namun lebih dari itu, program ini diharapkan mampu menjadi katalisator bagi tumbuhnya ekosistem ekonomi berbasis kelautan di daerah pesisir,” ujar Sri dalam laporannya. Ia juga menekankan perlunya kajian lanjutan dalam rangka menjajaki transformasi pengelolaan ke skema BUMD untuk memaksimalkan nilai tambah ekonomi.

Kegiatan kunjungan ke kawasan Shrimp Estate turut dihadiri sejumlah pejabat dari perangkat daerah Provinsi Kalteng, perwakilan Pemerintah Kabupaten Sukamara, serta Kepala BLUD UPT PBAPL, Wahyu Marta Lukyanto, beserta tim teknis. (nr/sekaltengcom/diskominfosantik)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru