JAKARTA – Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mendapatkan apresiasi dari Mendagri Tito Karnavian, karena dianggap memiliki kinerja baik dalam kelola pelayanan secara terintegrasi.
Hal ini diungkapkan Tito Karnavian saat membuka resmi rapat koordinasi Nasional Dukcapil 2025 di Jakarta. Rabu, 23 April 2025.
Dukcapil dinilai memiliki data yang paling lengkap yang menjadi referensi semua lembaga, baik pemerintah maupun swasta. Seperti halnya dalam rekaman data yang mencakup biometrik, sidik jari, wajah, hingga iris mata.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Data kependudukan yang paling lengkap dan menjadi referensi dari semua lembaga, baik pemerintah maupun swasta adalah data dari Dukcapil Kemendagri dan jajarannya. Ini apresiasi saya,” ungkap Tito.
Mendagri mengambil contoh, saat terjadi kasus terorisme bom bunuh diri beberapa tahun lalu, data dukcapil dapat mengungkap pelaku teror secara cepat, melalui perekaman perekaman wajah dan biometrik.
Ia juga mengarahkan agar perekaman KTP-el dapat segera menjangkau seluruh masyarakat, hal ini dapat memberikan pelayanan administrasi dari pemerintah. Sehingga secara khusus Tito menugaskan Direktur Jenderal (Dirjen) Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi, untuk melakukan jemput bola kepada masyarakat yang belum melakukan perekaman.
Dukcapil dinilai penting untuk mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Karena dengan keunggulan single identity number dari Nomor Induk Kependudukan (NIK), berbagai layanan pemerintah akan dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat.
“Kita sangat-sangat mendukung, seribu persen. Apalagi saya punya pengalaman pribadi yang paham betul, mengalami sendiri pentingnya e-government memudahkan masyarakat,” terangnya. (dcc/sekaltengcom)








