Kalaksa BPBPK Kalteng Laporkan Bencana Banjir Saat Rakor Bersama Gubernur

- Publisher

Kamis, 30 Januari 2025 - 23:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAPORAN : Kalaksa BPBPK Provinsi Kalteng, Ahmad Toyib saat menyampaikan laporan pada saat rapat koordinasi Aula Jayang Tingang kantor Gubernur Kalteng, Kamis (30/1).(IST)

LAPORAN : Kalaksa BPBPK Provinsi Kalteng, Ahmad Toyib saat menyampaikan laporan pada saat rapat koordinasi Aula Jayang Tingang kantor Gubernur Kalteng, Kamis (30/1).(IST)

PALANGKA RAYA -Menanggapi perkembangan bencana Banjir di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Pemerintah Provinsi bersama seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalteng melakukan Rapat Koordinasi, di Aula Jayang Tingang kantor Gubernur Kalteng, Kamis (30/1).

Rapat Koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Provinsi Kalteng, H. Sugianto Sabran, dalam rapat tersebut membahas tentang Ruas Jalan Bukit Piti, Bawan dan Kuala Kurun, serta Penanggulangan Bencana yang terjadi di beberapa Kabupaten.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Pelaksana BPBPK Provinsi Kalteng, Ahmad Toyib melaporkan perkembangan bencana Banjir yang terjadi di enam kabupaten yaitu Kabupaten Pulang Pisau, Kapuas, Barito Selatan, Murung Raya, Gunung Mas dan Kotawaringin Timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk kondisi enam Kabupaten tersebut diantaranya dua Kabupaten yang masih belum surut yaitu Kabupaten Kapuas dan Barito Selatan, sedangkan empat Kabupaten lainnya yaitu Gunung Mas, Kotim, Murung Raya, dan Pulang Pisau kondisinya sudah surut,” sampainya.

Toyib juga menjelaskan, bahwa Bencana Banjir tersebut berdampak pada delapan Kecamatan, sekitar 18 Desa/Kelurahan, dan 4.221 KK, sekitar 10.476 jiwa.

Baca Juga :  Bupati Lamandau Dukung Pembentukan BNN Kabupaten untuk Perkuat Perang Melawan Narkoba

“Hingga saat ini, dua Kabupaten yang terdampak seperti Kabupaten Kapuas dan Barito Selatan belum menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir,” kata Toyib.

Selain bencana Banjir, Dirinya juga menambahkan bahwa telah terjadi bencana Tanah Longsor yang telah mengakibatkan korban jiwa yaitu di Kabupaten Gunung Mas, sedangkan Longsor di Kabupaten Pulang Pisau tidak ada korban jiwa.

“Perlu kami sampaikan bahwa bencana Tanah Longsor terjadi di Kabupaten Gunung Mas dan Kabupaten Pulang Pisau. Bencana Tanah Longsor di Kabupaten Gunung menewaskan dua orang korban yang terjebak, dan belum ditemukan. Sedangkan di Kabupaten Pulang Pisau tidak ada korban jiwa,” ucap Toyib.

Sementara Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran mengatakan bahwa, Rapat Koordinasi ini sebagai salah satu langkah yang diambil untuk menemukan solusi pada persoalan yang terjadi saat ini.

Dirinya juga menghimbau kepada seluruh Bupati dan Pj. Bupati untuk segera bergerak mengambil langkah-langkah cepat dan responsif dalam menangani dampak bencana banjir.

Baca Juga :  Kalteng Rayakan 68 Tahun: Perpaduan Kuat Tradisi Dayak dan Arus Modernisasi

“Segera bantu masyarakat yang terdampak banjir. Gunakan APBD Kabupaten/Kota dan libatkan unsur Forkopimda diwilayah masing-masing,” tegas Gubernur.

Orang Nomor satu di Kalteng tersebut, memastikan bahwa semua masyarakat yang terdampak bencana Banjir untuk mendapatkan bantuan sebagaimana mestinya. Dan juga mengimbau kepada seluruh instansi untuk memperhatikan Peringatan Dini yang dikeluarkan oleh BMKG, untuk disebarluaskan kepada masyarakat.

“Sebagaimana imbauan dari BMKG, bahwa musim hujan kali ini, diiringi dengan adanya fenomena La Nina Lemah yang berpotensi terjadinya bencana hidrometeorologi seperti Bencana Tanah Longsor, Banjir, Angin Kencang dan Anging Puting Beliung,” terangnya.

Dirinya juga menyampaikan, terkait informasi dari pihak BMKG bahwa kondisi cuaca pada periode 31 Januari – 3 Februari 2025 diperkirakan akan berpotensi terjadi Hujan Lebat -Sangat Lebat disertai Petir dan Angin Kencang di wilayah Provinsi Kalteng.

“Untuk itu, Saya meminta Pemerintah Kabupaten/Kota didukung oleh TNI Polri dan Instansi terkait, agar meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan mulai dari personel, peralatan, sembako dan obat-obatan,” pungkasnya. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi
Pemprov Kalteng Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Data dan Kajian Risiko
Agustiar Sabran Tegaskan Sinergi Pemprov dan Polri Jadi Kunci Stabilitas Pembangunan Kalteng
Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Digitalisasi Pemerintahan, Pelayanan Publik Jadi Prioritas
Agustiar Sabran Temui Massa, Dukung Aspirasi Penguatan Program MBG
Pemprov Kalteng Matangkan Program Kuliah Gratis Huma Betang Sejahtera
Kalteng Borong 11 Emas di Pesparawi Nasional XIV, Siap Bidik Prestasi Lebih Tinggi
Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Wujudkan Keluarga Berkualitas dan Provinsi Layak Anak
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:42 WIB

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:39 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Data dan Kajian Risiko

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:40 WIB

Agustiar Sabran Tegaskan Sinergi Pemprov dan Polri Jadi Kunci Stabilitas Pembangunan Kalteng

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:34 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Digitalisasi Pemerintahan, Pelayanan Publik Jadi Prioritas

Senin, 29 Juni 2026 - 23:36 WIB

Pemprov Kalteng Matangkan Program Kuliah Gratis Huma Betang Sejahtera

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB