PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran kembali hadir menyapa warga dalam gelaran Huma Betang Night, sebuah acara yang memadukan pelestarian budaya Dayak dan penguatan ekonomi kerakyatan, Sabtu malam (21/6) di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya.
Acara yang merupakan bagian dari program Car Free Night ini tak sekadar menjadi hiburan malam akhir pekan, tetapi juga wadah strategis untuk menghidupkan nilai-nilai budaya Huma Betang dan mendorong eksistensi pelaku UMKM lokal.
Mengusung tema “Melestarikan Kearifan Lokal & Spirit Huma Betang dalam Bingkai NKRI”, panggung Huma Betang Night diramaikan oleh suguhan pertunjukan seni tradisional berpadu sentuhan modern, seperti tari-tarian khas Dayak yang diiringi musik etnik kontemporer. Ribuan pengunjung memadati area bundaran, menikmati suasana yang hangat dan sarat makna.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar menegaskan bahwa Huma Betang Night menjadi langkah nyata mendukung instruksi Presiden RI dalam membangun Kalimantan Tengah melalui pendekatan kolaboratif dan kultural.
“Ini adalah minggu kedua pelaksanaan Huma Betang Night. Kegiatan ini akan menjadi agenda rutin mingguan yang tidak hanya mengangkat budaya lokal, tetapi juga membangkitkan gairah UMKM agar bisa tumbuh kuat di tengah arus globalisasi,” ujar Agustiar.
Lebih jauh, ia menyebut bahwa pelestarian budaya lokal bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda.
Wakil Gubernur Kalteng, H. Edy Pratowo, yang turut hadir, mengingatkan pentingnya menjaga hasil pembangunan, khususnya Bundaran Besar sebagai wajah baru kota Palangka Raya.
“Kawasan ini kini jadi ruang publik strategis. Mari kita jaga dan manfaatkan untuk kegiatan yang edukatif, produktif, dan menyatukan masyarakat,” tegas Edy.
Sepanjang jalan bundaran, ratusan pelaku UMKM memamerkan produk-produk unggulan seperti kuliner khas daerah, kerajinan tangan etnik, hingga fesyen lokal hasil kreativitas anak muda Kalteng. Aktivitas transaksi berlangsung meriah, menunjukkan geliat ekonomi rakyat yang mulai bangkit.
Tak hanya disaksikan warga yang hadir langsung, acara ini juga disiarkan secara live streaming melalui kanal media sosial resmi Diskominfosantik Provinsi Kalteng di YouTube, TikTok, Instagram, dan Facebook, menjangkau masyarakat di berbagai pelosok.
Turut memeriahkan kegiatan ini, Plt. Sekda Prov. Kalteng Leonard S. Ampung, jajaran Forkopimda, para kepala OPD, tokoh masyarakat, dan warga dari berbagai wilayah. Semangat kebersamaan, kecintaan pada budaya, dan geliat ekonomi rakyat berpadu harmonis dalam satu malam yang penuh warna. (nr/sekaltengcom)








