PANGKALAN BUN – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Aisyah Thisia Agustiar Sabran, yang juga menjabat sebagai Ketua TP Posyandu Kalteng, memimpin kegiatan sosialisasi dan penerapan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Posyandu Desa Riam Durian, Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat, Minggu (8/6).
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Leonard S. Ampung, Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra, Wakil Bupati Kotawaringin Barat Suyanto, serta jajaran pejabat dari perangkat daerah dan unsur Forkopimda setempat.
Dalam sambutannya, Aisyah menekankan bahwa Posyandu kini tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan, tetapi telah berevolusi menjadi pusat layanan dasar masyarakat secara menyeluruh. Enam sektor layanan yang menjadi perhatian dalam SPM meliputi: Kesehatan, Pendidikan, Pekerjaan Umum dan Infrastruktur, Perumahan dan Permukiman, Ketentraman dan Ketertiban Umum, serta Perlindungan Sosial.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita ingin memastikan masyarakat menerima layanan yang adil dan berkualitas di berbagai aspek kehidupan. Karena itu, Posyandu menjadi sarana strategis untuk menyampaikan program-program lintas sektor secara terintegrasi,” ujar Aisyah.
Sebagai wujud implementasi dari enam SPM tersebut, dalam kegiatan ini juga dilakukan penyerahan sejumlah bantuan kepada masyarakat, antara lain, Bidang Pendidikan ada 100 paket perlengkapan belajar untuk anak-anak PAUD, termasuk kotak pensil, tumbler, dan tempat makan.
Bidang Kesehatan, peralatan posyandu seperti timbangan bayi, timbangan injak, microtoise, dan pita pengukur LILA. Bidang Pekerjaan Umum, satu paket alat pendukung sanitasi seperti tangki air, pompa, dan jaringan pipa.
Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman: bantuan simbolis kepada lima keluarga penerima program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Untuk Ketenteraman dan Ketertiban Umum: dua unit Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Bidang Sosial, 20 paket bantuan pangan yang mencakup biskuit, kornet, sarden, teh, minyak goreng, dan gula. Aisyah juga mengajak seluruh kader Posyandu untuk terus mengembangkan pengetahuan serta kemampuan mereka dalam memberikan pelayanan.
“Kunci keberhasilan program ini adalah kerja sama lintas sektor dan peningkatan kompetensi kader di lapangan,” tegasnya.
Menutup kegiatan, Gubernur Kalteng bersama Ketua TP-PKK turut melakukan aksi penanaman 2.000 bibit tanaman hortikultura seperti cabai, terong, dan tomat di pekarangan warga serta fasilitas umum. Aksi ini bertujuan mendukung ketahanan pangan rumah tangga serta optimalisasi lahan pekarangan di desa-desa. (nr/sekaltengcom/diskominfosantik)








